Berita Daerah

Rutinitas Rabu Pagi: MTsN 12 Majalengka Gelar Ngaji Ar-Rahman, Dhuha, dan Bilingual

Rajagaluh [KEMENAG] – Pagi yang sejuk di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka selalu diawali dengan harmoni spiritual dan pengembangan bahasa. Pada Rabu (26/8/2026), seluruh siswa-siswi kembali berkumpul dengan khidmat di lapangan utama madrasah untuk mengikuti rutinitas pembiasaan positif mingguan yang mencakup Ngaji Bareng, Salat Dhuha berjemaah, hingga praktik Bilingual (Dwi Bahasa).

Lantunan Surah Ar-Rahman dan Kedisiplinan Spiritual

Program pembiasaan yang telah berjalan konsisten selama beberapa minggu terakhir ini dipandu langsung oleh tenaga pendidik sekaligus pembimbing kegiatan, Muhammad Adi Kurnia, S.Pd., M.M. Secara khusus, agenda Ngaji Bareng pada setiap hari Rabu difokuskan pada pembacaan Surah Ar-Rahman secara serentak oleh ratusan peserta didik.

Gema ayat-ayat suci yang mengalun syahdu di tengah lapangan sukses menciptakan atmosfer religius sebelum mentari kian meninggi. Rangkaian pembiasaan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Dhuha berjemaah. Kegiatan ini menjadi sarana madrasah dalam melatih kedisiplinan ibadah sunah siswa, sekaligus memohon kelancaran serta keberkahan ilmu sebelum memasuki Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di kelas.

Integrasi Bahasa Asing dan Pesan Pembimbing

Tidak hanya menitikberatkan pada penguatan kecerdasan spiritual, MTsN 12 Majalengka juga mengintegrasikan program Bilingual dalam rutinitas pagi tersebut. Pembiasaan ini bertujuan untuk merangsang keberanian dan kelancaran siswa dalam menggunakan bahasa asing, sehingga mereka kelak memiliki daya saing yang tinggi.

Melihat antusiasme para siswa yang terus meningkat di lapangan, Adi memberikan apresiasi sekaligus pesan yang memotivasi anak asuhnya.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

“Rutinitas membaca Surah Ar-Rahman dan Salat Dhuha yang dipadukan dengan praktik Bilingual ini adalah fondasi yang sangat penting bagi karakter kalian. Kami dari pihak madrasah ingin mencetak generasi lulusan yang tidak sekadar fasih berbahasa asing dan siap menantang persaingan global, tetapi juga harus memiliki hati yang selalu terpaut dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai ketuhanan,” ujar Adi menyuntikkan semangat kepada seluruh peserta didik.

Konsistensi MTsN 12 Majalengka dalam merawat program pembiasaan Rabu pagi ini layaknya oase sejuk di tengah kerasnya tantangan era modernisasi. Melalui kolaborasi apik antara penanaman akhlak islami dan pembekalan wawasan global, madrasah terus membuktikan komitmen nyatanya sebagai kawah candradimuka pelahir generasi emas—pelajar tangguh yang cerdas menggenggam dunia, namun tetap membumikan syiar agama di dalam dada. Semangat terus merajut asa, tunas-tunas madrasah!

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *