Talaga (KEMENAG) — Momen haru dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai kelas XII-6 MAN 1 Majalengka pada Kamis (20/8/2026). Wali Kelas XII-6, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd., memimpin langsung aksi doa bersama yang diikuti oleh 32 siswa perwaliannya di Ruang Kelas XII-6. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk dukungan moral, emosional, dan spiritual kepada sesama rekan sekelas.
Aksi solidaritas tersebut difokuskan pada tiga agenda doa utama. Pertama, seluruh siswa memanjatkan doa secara khusyuk untuk kesembuhan Faizal Abdul Karim, salah seorang siswa yang baru saja menjalani prosedur operasi pada Selasa (18/8/2026), agar proses pemulihan pascaoperasi berjalan lancar dan ia dapat segera kembali beraktivitas di sekolah.

Kedua, para siswa memanjatkan doa dan dukungan moral untuk Azzam Muhammad Angkit R. yang tengah berjuang membawa nama baik sekolah dan daerah di bidang olahraga. Azzam saat ini sedang bertanding dalam babak penyisihan grup pada kompetisi Piala Soeratin U-17 Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Dejan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada 19 hingga 23 Agustus 2026. Seluruh isi kelas mendoakan agar Azzam diberikan kesehatan, keselamatan dari cedera, serta meraih hasil yang maksimal.
Selain itu, wali kelas dan para siswa juga secara khusus mendoakan rekan-rekan sekelas lainnya yang berhalangan hadir pada hari tersebut karena sakit agar lekas diberikan kesembuhan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kelas XII-6 MAN 1 Majalengka, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd., menyampaikan tujuan serta harapannya atas diselenggarakannya kegiatan ini.
“Besar harapan saya kegiatan doa bersama ini dapat menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual bagi Faizal Abdul Karim dalam proses pemulihannya, serta memberikan ketenangan dan kepercayaan diri bagi Azzam Muhammad Angkit R. dalam berjuang di Piala Soeratin U-17. Lebih dari itu, saya berharap momen ini dapat menumbuhkan kepekaan batin, empati, dan rasa saling memiliki di antara siswa kelas XII, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas secara akademik sekaligus matang secara sosial dan emosional,” ujar Tantri.

Kegiatan doa bersama ini berjalan penuh hikmat dan menjadi wujud nyata pembentukan karakter serta nilai-nilai kepedulian di lingkungan madrasah. Diharapkan aksi positif ini dapat memberikan dampak baik terhadap peningkatan kualitas pembinaan mental peserta didik serta mendukung mewujudkan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar