Sindang (KEMENAG)– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertajuk “Gebyar Maulid” di Aula Balai Nikah KUA Kecamatan Sindang pada Jumat (28/8/2026). Acara yang berlangsung hangat dan khidmat ini sekaligus menjadi momentum perkenalan Kepala KUA Kecamatan Sindang yang baru, H. Ilan Ahmad Zaeni Dahlan, M.H.
Kegiatan tersebut diinisiasi oleh keluarga besar KUA Sindang dengan jajaran penyuluh agama sebagai panitia pelaksana. Turut hadir dalam acara ini unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sindang, para kiai dan ajengan se-Kecamatan Sindang, serta rombongan keluarga besar KUA Kecamatan Argapura yang dipimpin oleh Drs. H. Wawan Ridwanullah, M.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Kecamatan Sindang, Ilan Ahmad Zaeni Dahlan menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran seluruh tamu undangan. Sebagai pejabat baru, ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugas ke depannya.
“Momen ini bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan sarana kita meneladani akhlak Rasulullah SAW. Sebagai pejabat baru di KUA Sindang, saya memohon doa, bimbingan, dan sinergi dari seluruh tokoh agama serta pihak terkait agar kita dapat bersama-sama membangun pelayanan keagamaan yang lebih baik, ramah, dan menyejukkan bagi masyarakat Sindang,” ujar Ilan.

Suasana keagamaan makin mendalam saat H. Suherman, S.Ag., menyampaikan tausiyah utamanya. Ia menegaskan bahwa peringatan Gebyar Maulid merupakan wujud nyata kecintaan umat kepada Rasulullah SAW yang diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Dalam ceramahnya, Suherman memaparkan tiga hal utama yang harus diteladani bersama oleh seluruh elemen masyarakat dan aparatur pemerintah.
Pertama, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, pemerintah (umara), dan masyarakat. Kedua, ia mengingatkan agar aparatur senantiasa menjaga integritas pelayanan dengan menjadikan sifat Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah sebagai landasan utama dalam bertugas dan melayani masyarakat. Ketiga, ia mengajak untuk meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW dengan menerapkan gaya kepemimpinan yang penuh kasih sayang serta pengabdian.
“Peringatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah wujud kecintaan kita kepada Sang Baginda. Rasulullah SAW diutus tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Melalui momentum ini, ada tiga poin utama yang perlu kita teladani bersama, yakni menjaga ukhuwah antara ulama, umara, dan masyarakat; menjaga integritas pelayanan dengan sifat Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah; serta meneladani kesederhanaan dan kepemimpinan yang penuh kasih sayang. Semoga kehadiran Kepala KUA yang baru membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh warga Kecamatan Sindang,” tutur Suherman dalam tausiyahnya.
Melalui penyelenggaraan Gebyar Maulid ini, KUA Kecamatan Sindang berharap sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan penuh keberkahan di wilayah Kecamatan Sindang.
Kontributor: Sayid Abdullah Yahya


Komentar