Ligung (KEMENAG) — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kerja sama lintas sektoral, Kepolisian Sektor (Polsek) Ligung melakukan kunjungan ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Rabu (9/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya pembinaan dan edukasi keagamaan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Ligung melalui Kanit Bimas, Aiptu H. Prana, mengajak para Penyuluh Agama Islam KUA Ligung untuk turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga pergaulan dan membangun kehidupan sosial yang sehat sesuai dengan norma agama, hukum, dan nilai-nilai kemasyarakatan.
Aiptu H. Prana menyampaikan pentingnya upaya preventif dan edukatif dalam mencegah berbagai bentuk perilaku yang dapat merusak tatanan keluarga dan kehidupan sosial, termasuk pergaulan bebas, hidup bersama tanpa ikatan perkawinan yang sah (kumpul kebo), serta perilaku seksual yang menyimpang.
Menurutnya, edukasi secara berkelanjutan perlu dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Penyuluh Agama Islam yang memiliki peran strategis dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat.
“Penyuluh Agama memiliki posisi yang sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kehormatan diri, pergaulan, dan membangun keluarga melalui perkawinan yang sah,” ujar Aiptu H. Prana.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah preventif dalam menekan berbagai persoalan sosial yang muncul di masyarakat, termasuk kasus kehamilan dan kelahiran anak di luar perkawinan yang sah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membangun keluarga yang harmonis, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan agama serta peraturan perundang-undangan.
Kepala KUA Kecamatan Ligung H. Mahmud Ro’i, SEI menyambut baik kunjungan dan ajakan sinergi tersebut. Menurutnya, persoalan sosial dan keluarga tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan komunikasi yang baik antara lembaga pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kami menyambut baik sinergi yang dibangun Polsek Ligung. Penyuluh Agama Islam akan terus didorong untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar memiliki pemahaman keagamaan yang baik serta mampu menjaga diri dari pergaulan yang berpotensi menimbulkan dampak negatif,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama lintas sektoral antara Polsek Ligung dan KUA Ligung dalam mewujudkan masyarakat yang religius, tertib, harmonis, serta memiliki ketahanan keluarga yang kuat.
Melalui sinergi antara aparat keamanan dan unsur keagamaan, berbagai persoalan sosial diharapkan dapat dicegah sejak dini melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan pembinaan yang berkesinambungan.
Kontributor : Maman Sulaeman


Komentar