Berita Daerah
Beranda » Berita » Perkuat Kapasitas, Plt. Kepala MAN 1 Majalengka Ikuti Penguatan KBC

Perkuat Kapasitas, Plt. Kepala MAN 1 Majalengka Ikuti Penguatan KBC

Tasikmalaya (Kemenag) — Plt. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., mengikuti kegiatan Optimalisasi Kepala Madrasah Aliyah dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat di Hotel Santika Tasikmalaya pada tanggal 4 s.d 6 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepala madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai fondasi pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Kegiatan berskala provinsi tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah Aliyah se-Jawa Barat. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rahman, S.Ag., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Saepudin Muhtar, M.Pd.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi workshop dan diskusi yang membahas penyusunan visi madrasah berbasis cinta, strategi coaching bagi guru, serta penguatan budaya madrasah yang ramah, inklusif, dan mengayomi peserta didik. Seluruh materi dirancang untuk mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta secara efektif di lingkungan madrasah.

Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan nilai kasih sayang, kepedulian, kesadaran, dan penghormatan terhadap martabat manusia sebagai landasan proses pendidikan. Melalui pendekatan ini, madrasah diharapkan menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, serta mampu mendorong perkembangan akademik, spiritual, dan karakter peserta didik secara seimbang.

Plt. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut menjadi bekal penting untuk mengembangkan budaya belajar yang lebih humanis dan berpusat pada peserta didik.

MTsN 5 Majalengka Istiqamah Bangun Karakter Lewat Pembiasaan Ibadah Pagi

“Implementasi KBC menjadi semangat baru bagi kami di MAN 1 Majalengka. Dengan cinta, pendidikan akan lebih menyentuh hati siswa sehingga ilmu yang didapat menjadi berkah dan bermanfaat,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, MAN 1 Majalengka akan mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam berbagai program pembelajaran, pembinaan guru, serta penguatan budaya madrasah. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi madrasah, yaitu “Islami, Cerdas, dan Berkarakter,” sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih ramah, inspiratif, dan berorientasi pada pengembangan karakter.

Melalui peningkatan kompetensi kepala madrasah dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta secara berkelanjutan, diharapkan kualitas layanan pendidikan madrasah semakin meningkat serta memberikan kontribusi positif terhadap penguatan layanan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkarakter.

editor: D.Win

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *