Dalam suasana penuh kehangatan dan rasa empati, keluarga besar MTsN 2 Majalengka melaksanakan takziah ke kediaman Sanusi, salah seorang guru madrasah setempat yang tengah berduka atas wafatnya ayahanda tercinta. Kehadiran para pendidik dan tenaga kependidikan ini menjadi wujud nyata solidaritas serta kepedulian antar sesama warga madrasah di saat duka menghampiri.
Rombongan takziah tiba di rumah duka dan disambut langsung oleh pihak keluarga. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan pendidik, memohonkan ampunan serta tempat terbaik di sisi Allah SWT untuk almarhum, sekaligus mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Aksi solidaritas ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril secara langsung kepada Sanusi dan keluarga. Lebih dari sekadar tradisi keagamaan, takziah ini dirancang sebagai ruang pembinaan karakter humanis bagi seluruh ASN dan warga madrasah, membuktikan bahwa hubungan kerja yang terjalin tidak terbatas pada urusan kedinasan dan pembelajaran semata, melainkan dilandasi rasa kekeluargaan yang erat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 2 Majalengka menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama seluruh warga madrasah.
“Musibah yang dialami Pak Sanusi adalah duka kita bersama. Melalui kehadiran dan doa tulus ini, kami ingin merangkul serta menguatkan beliau beserta keluarga. Semoga tali silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin erat ini terus menjadi pemersatu di MTsN 2 Majalengka,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, lingkungan MTsN 2 Majalengka berkomitmen untuk terus merawat tradisi kepedulian sosial ini sebagai agenda kebersamaan rutin setiap kali ada warga madrasah yang membutuhkan dukungan, baik dalam suka maupun duka.
Melalui penguatan rasa kekeluargaan dan empati ini, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap semangat kebersamaan yang tulus dapat terus tumbuh, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan berdampak positif pada peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan bagi masyarakat.


Komentar