Berita Daerah KUA
Beranda » Berita » Penyuluh Kemenag Majalengka Singgah Di Balaikota DKI Jakarta Sebelum Ke Monas

Penyuluh Kemenag Majalengka Singgah Di Balaikota DKI Jakarta Sebelum Ke Monas

Jakarta (KEMENAG)— Rombongan Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menyempatkan diri singgah di Kompleks Balaikota DKI Jakarta sebelum melanjutkan rangkaian agenda menuju Lapangan Monas, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan transit ini diisi dengan ibadah salat berjamaah di Masjid Fatahillah Balaikota guna mempersiapkan diri secara fisik dan mental.

Rombongan penyuluh yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri atas Aris Rifanudin, S.Sos.I (Penyuluh KUA Cingambul), Fatwa Maulana, S.Sos. (Penyuluh KUA Ligung), dan Baban Ahmad Fuad, S.Sos. (Penyuluh KUA Cigasong).

Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan mengambil air wudu dan menunaikan ibadah Salat Magrib berjamaah di Masjid Fatahillah. Kehadiran di pusat pemerintahan ibu kota ini juga disesuaikan dengan pengaturan logistik dan penentuan titik kumpul armada bus yang berada di sekitar kawasan Balaikota.

“Kami merasa bersyukur bisa berwudu dan melaksanakan salat Magrib di Masjid Balaikota. Suasana yang tenang membuat kami lebih fokus dan siap mengikuti rangkaian kegiatan utama di Monas,” ungkap Aris mewakili rekan-rekan penyuluh.

Kunjungan transit ini bertujuan untuk memberikan kesempatan beristirahat sekaligus memastikan kelancaran koordinasi rombongan. Dengan kondisi fisik yang bugar dan ketenangan batin usai beribadah, para peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan Doa dan Dzikir Kebangsaan di Lapangan Monas Jakarta dengan lancar, khidmat, dan nyaman.

Plt Kepala KUA Cigasong Baru Awali Tugas dengan Perkenalan Bersama Pegawai

Sebagai tindak lanjut, setelah transit dan persiapan di kawasan Balaikota selesai, rombongan langsung bergabung dengan massa lainnya menuju Monas untuk mengikuti doa bersama bagi bangsa dan negara.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap kegiatan spiritual ini tidak hanya memperlancar mobilitas dan kekhusyuan peserta, tetapi juga memberikan dampak positif dalam memperkuat ikatan kebangsaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kontributor : Baban Ahmad Fuad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *