Talaga (KEMENAG) — Memastikan ketepatan arah kiblat menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah. Hal tersebut mendorong para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Talaga untuk melaksanakan kegiatan kalibrasi arah kiblat di Masjid Nurul Islam, Blok Cikondang RT 002 RW 003, Desa Mekarraharja, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan kalibrasi ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan Penyuluh Agama Islam kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan arah kiblat masjid sesuai dengan arah Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Bagi umat Islam, menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sah pelaksanaan salat. Oleh karena itu, akurasi arah kiblat menjadi hal krusial, terlebih bagi tempat ibadah yang sudah lama berdiri maupun yang sempat mengalami pemugaran bangunan.
Tim kepenyuluhan yang dipimpin oleh Priyatna, S.Sos., melakukan pengecekan dan pengukuran arah kiblat secara langsung di lokasi. Pengukuran dilakukan menggunakan metode serta peralatan khusus agar hasil penetapan sudut azimut Ka’bah diketahui secara presisi.

Priyatna menyampaikan bahwa langkah ini merupakan ikhtiar untuk memberikan ketenangan batin bagi para pemeluk agama Islam saat beribadah.
“Pengukuran ini kami lakukan agar jemaah dapat menjalankan salat dengan penuh keyakinan dan rasa nyaman. Ketepatan arah kiblat sangat penting karena kiblat yang tepat membuat hati lebih mantap dalam beribadah,” ujar Priyatna di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan kalibrasi tersebut mendapat sambutan hangat dari pengurus masjid setempat. Ketua DKM Masjid Nurul Islam, Kyai Nanang, mengapresiasi kehadiran dan kepedulian para penyuluh agama yang terjun langsung membantu pihak DKM.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Talaga. Dengan adanya kalibrasi ulang ini, kepastian arah kiblat di masjid kami menjadi jelas, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk,” tutur Kyai Nanang.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Talaga tidak hanya menjalankan tugas kepenyuluhan, tetapi juga menghadirkan solusi serta edukasi keagamaan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Momentum ini sekaligus mempererat sinergi antara penyuluh agama, pengurus DKM, dan warga dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang optimal di wilayah Kecamatan Talaga.
Kontributor: Salim A Fahri


Komentar