Jatiwangi (KEMENAG) — Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di MTsN 10 Majalengka berlanjut dengan digelarnya rangkaian Perlombaan Tradisional Kemerdekaan pada Selasa (18/8/2026). Berbagai perlombaan unik dan menguji ketangkasan disajikan untuk menyedot antusiasme serta mempererat kebersamaan seluruh siswa.
Ajang perlombaan diawali dengan Lomba Bola Sarung khusus siswa laki-laki. Dalam lomba ini, setiap tim terdiri dari tujuh orang, di mana satu orang diangkat menggunakan sarung untuk bertugas mengumpulkan bola sebanyak-banyaknya. Sementara itu, siswa perempuan unjuk ketangkasan dalam Lomba Koin Tepung Estafet. Terdiri dari enam orang per tim, peserta diuji mengumpulkan koin dari tumpukan tepung menggunakan media kartu yang digigit di mulut tanpa bantuan tangan.
Keseruan tak berhenti di situ. Pihak panitia juga menggelar Lomba Corong Air, yakni peserta harus memasukkan air ke dalam botol dengan pandangan terbatas melalui corong. Selain itu, terdapat Lomba Memasukkan Pulpen ke Botol yang memeras konsentrasi. Peserta harus memasukkan pulpen ke dalam botol di belakang tubuhnya dengan hanya mengandalkan pantulan cermin yang dipegang di tangan kiri.
Sistem perlombaan dibuat berjenjang, di mana setiap kelas mengirimkan perwakilannya. Babak penyisihan dilakukan bertahap mulai dari jenjang kelas 7, kelas 8, hingga kelas 9 untuk menentukan pemenang di tingkatnya masing-masing. Para pemenang tingkat jenjang tersebut kemudian diadu kembali pada babak final untuk memperebutkan Juara 1, 2, dan 3 tingkat madrasah.
Ketua OSIS MTsN 10 Majalengka, Arya, menyampaikan bahwa konsep lomba tahun ini sengaja dirancang unik untuk melatih kerja sama tim sekaligus memberikan hiburan yang berkesan bagi seluruh peserta didik.
”Kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang tidak hanya seru, tetapi juga menguji kekompakan dan fokus teman-teman. Melihat semua peserta tertawa dan bersorak saling mendukung membuat seluruh lelah panitia terbayar tuntas,” ungkap Arya.
Keseruan senada dirasakan oleh Raffa, salah satu siswa yang menjadi peserta lomba. Ia mengaku sangat terkesan dengan variasi perlombaan yang dihadirkan OSIS tahun ini.
”Lombanya sangat seru dan susah-susah gampang, terutama saat harus memasukkan pulpen pakai cermin, rasanya bikin gregetan. Tapi dari sini kita jadi belajar sabar dan kompak sama teman-teman sekelas,” ujar Raffa penuh semangat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, MTsN 10 Majalengka berhasil menghadirkan ruang keceriaan yang mampu memupuk sportivitas, solidaritas, serta semangat gotong royong di antara para peserta didik.
Kontributor : Tri Puji Lestari


Komentar