Majalengka (KEMENAG) — Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar salat Istisqa berjemaah di Alun-Alun Majalengka pada Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti ribuan jemaah dari berbagai unsur, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Majalengka, pelajar, serta masyarakat. Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., turut hadir dan mengikuti pelaksanaan salat tersebut.
Salat Istisqa dilaksanakan sebagai salah satu bentuk ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah Swt. di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Majalengka. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung dengan khusyuk dan tertib hingga selesai.
Keikutsertaan Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka menjadi wujud dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menghadapi dampak musim kemarau dan kekeringan. Selain sebagai bentuk doa bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga disertai dengan meningkatnya risiko kebakaran lahan sehingga diperlukan upaya bersama untuk mengantisipasinya.
Menurutnya, berbagai langkah penanganan di lapangan perlu diiringi dengan ikhtiar spiritual. Masyarakat diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan memohon agar kondisi kekeringan segera berakhir serta hujan kembali turun membawa manfaat bagi kehidupan.
Bertindak sebagai khatib, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Majalengka. Dalam khutbahnya mengajak jemaah memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia.
Salat Istisqa, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk ikhtiar batin melalui doa dan permohonan kepada Allah Swt. agar diberikan curahan hujan yang bermanfaat serta dijauhkan dari berbagai dampak buruk akibat kekeringan.
Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan.
“Salat Istisqa menjadi momentum bagi kita untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah Swt. sekaligus melakukan introspeksi diri. Ikhtiar lahir dan batin perlu berjalan beriringan agar kita dapat menghadapi kondisi kekeringan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk senantiasa bersyukur, memperbanyak doa dan istigfar, serta turut menjaga lingkungan.
Melalui pelaksanaan salat Istisqa, Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama masyarakat menunjukkan kepedulian dan ikhtiar bersama dalam menghadapi persoalan kekeringan. Doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi bagian dari upaya memohon turunnya hujan yang membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat Majalengka.
Kontributor: Riyan Mardiyana


Komentar