Kadipaten – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keagamaan serta membentuk karakter peserta didik yang religius, MTsN 6 Majalengka secara rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan Salat Duha berjamaah setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari pada pukul 06.30 WIB ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat. Salat Duha berjamaah dipimpin oleh Drs. Shaiful Asy’ari sebagai imam, sehingga suasana pagi di lingkungan madrasah dipenuhi dengan lantunan doa dan kekhusyukan ibadah.
Melalui program pembiasaan ini, MTsN 6 Majalengka berupaya membangun budaya madrasah yang religius, disiplin, dan berakhlakul karimah. Selain menjadi bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, Salat Duha juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar, ketenangan hati, serta membiasakan peserta didik untuk mengawali aktivitas dengan ibadah.
Kepala MTsN 6 Majalengka, Muhamad Darda, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas konsistensi seluruh warga madrasah dalam menjaga program pembiasaan tersebut.
“Salat Duha berjamaah merupakan salah satu ikhtiar madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilaksanakan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di masyarakat. Dengan membiasakan diri mendekat kepada Allah SWT sejak pagi, insyaallah akan tumbuh generasi yang disiplin, berkarakter, serta memiliki semangat belajar yang tinggi,” ungkapnya.
Program pembiasaan Salat Duha berjamaah ini menjadi salah satu bentuk komitmen MTsN 6 Majalengka dalam mewujudkan madrasah yang unggul dalam prestasi, berkarakter Islami, dan mampu mencetak generasi yang cerdas, religius, serta berintegritas.


Komentar