Talaga (KEMENAG) — MAN 1 Majalengka terus menguatkan pendidikan karakter melalui pembiasaan pembacaan Asmaul Husna yang dilaksanakan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis, pukul 07.00–07.15 WIB sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Program ini menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam menanamkan nilai-nilai spiritual sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Selama 15 menit, seluruh peserta didik bersama guru melantunkan Asmaul Husna di kelas masing-masing. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas sebelum pembelajaran, tetapi juga menjadi media pembiasaan agar siswa semakin mengenal sifat-sifat Allah Swt., menumbuhkan kecintaan kepada Sang Pencipta, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pelaksanaan kegiatan tampak di kelas XII.2 pada mata pelajaran Fikih yang diampu oleh Wawan Abdul Gani, M.Ag., Selasa (21/7/2026). Sebelum memasuki materi pelajaran, seluruh siswa mengikuti pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama dengan penuh kekhusyukan di bawah bimbingan guru.
Menurut Wawan Abdul Gani, pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mental dan spiritual peserta didik sebelum menerima pelajaran.
“Dengan membaca Asmaul Husna di awal pembelajaran, kami ingin anak-anak selalu mengingat kebesaran Allah sehingga hati menjadi lebih tenang dan siap menerima ilmu. Harapan kami, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di madrasah, tetapi juga terus terbawa dalam kehidupan mereka di rumah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Wawan.
Plt. Kepala MAN 1 Majalengka, Iyan Arif Hasyim, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Pembiasaan Asmaul Husna merupakan salah satu ikhtiar kami untuk menghadirkan pendidikan yang utuh. Kami ingin peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki kedekatan spiritual yang kuat. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam membentuk karakter mereka di masa depan,” tutur Iyan.
MAN 1 Majalengka berkomitmen untuk terus menguatkan berbagai program pembiasaan keagamaan sebagai bagian dari budaya madrasah. Melalui konsistensi pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kepribadian religius, beradab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan yang berkarakter.
Kontributor : Wawan Abdul Gani
Editor: D.Win


Komentar