Rajagaluh (KEMENAG) – Pembelajaran Fikih di kelas XII-6 MAN 2 Majalengka berlangsung interaktif melalui penerapan metode window shopping pada Jumat (14/8/2026). Materi yang dipelajari adalah Konsep Dasar Fikih, dengan kegiatan diawali pembagian kelompok untuk mempersiapkan presentasi dan diskusi antarkelompok.
Pada materi tersebut, murid mempelajari pengertian fikih sebagai ilmu yang membahas hukum-hukum syariat Islam yang berkaitan dengan perbuatan mukalaf berdasarkan dalil-dalil yang terperinci. Selain itu, murid juga memahami ruang lingkup fikih, sumber-sumber hukum Islam, serta pentingnya mempelajari fikih sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah maupun kehidupan sehari-hari sesuai dengan ketentuan syariat.
Kegiatan pembelajaran dipandu oleh Rida Suhartini, S.Pd.I., selaku guru mata pelajaran Fikih. Melalui metode window shopping, setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, sementara kelompok lain berkeliling mengamati, memberikan tanggapan, serta bertukar informasi sehingga tercipta suasana belajar yang aktif dan kolaboratif.
Selain memperdalam pemahaman terhadap konsep dasar fikih, metode ini juga melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, berpikir kritis, dan keberanian murid dalam menyampaikan pendapat.
“Metode window shopping memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk belajar secara aktif, tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berdiskusi, berkomunikasi, dan menghargai pendapat teman. Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna,” ujar Rida.
Salah seorang murid kelas XII-6, Turki, mengaku antusias mengikuti pembelajaran tersebut. Menurutnya, metode window shopping membuat suasana kelas lebih hidup dan memudahkan murid memahami materi melalui diskusi bersama.
“Belajar dengan metode window shopping sangat menarik karena kami bisa berdiskusi, melihat hasil kerja kelompok lain, dan saling bertukar informasi. Cara ini membuat materi Konsep Dasar Fikih lebih mudah dipahami dan membuat kami lebih aktif selama pembelajaran,” ungkap Turki.
Melalui penerapan berbagai metode pembelajaran yang inovatif, MAN 2 Majalengka terus berupaya menciptakan proses belajar yang aktif, kreatif, dan berpusat pada murid sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar