Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.3 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi membuat paragraf menggunakan berbagai pola pengembangan. Kegiatan yang dibimbing oleh guru Bahasa Indonesia, Sri Umiroh, S.Pd., ini dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) untuk meningkatkan kemampuan murid dalam menyusun tulisan yang runtut, logis, dan mudah dipahami.
Dalam pembelajaran tersebut, murid mempelajari bahwa paragraf merupakan rangkaian kalimat yang saling berkaitan untuk mengembangkan satu gagasan utama. Paragraf yang baik memiliki kesatuan gagasan, kepaduan antarkalimat, serta susunan yang sistematis sehingga informasi dapat disampaikan secara jelas kepada pembaca.
Berbagai pola pengembangan paragraf dipelajari, di antaranya pola sebab-akibat, perbandingan, pertentangan, contoh, definisi, klasifikasi, dan kronologi. Setiap pola memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda. Pola sebab-akibat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara penyebab dan dampak suatu peristiwa, sedangkan pola perbandingan digunakan untuk menunjukkan persamaan atau perbedaan antara dua hal.
Selain memahami teori, murid berlatih menyusun paragraf berdasarkan tema tertentu dengan memilih pola pengembangan yang sesuai. Mereka juga diarahkan untuk memperhatikan penggunaan kalimat utama, kalimat penjelas, pilihan kata, tanda baca, serta hubungan logis antarkalimat agar tulisan menjadi lebih efektif.
Sri menjelaskan bahwa keterampilan mengembangkan paragraf merupakan kemampuan dasar yang perlu dikuasai murid untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas.
“Murid perlu memahami bahwa paragraf yang baik tidak hanya terdiri atas kumpulan kalimat, tetapi juga harus memiliki kesatuan gagasan dan hubungan yang logis. Pemilihan pola pengembangan yang tepat akan membuat tulisan lebih runtut dan mudah dipahami,” jelas Sri.
Sri juga menekankan pentingnya latihan menulis agar murid mampu mengembangkan gagasan secara sistematis dan komunikatif.
“Saya berharap murid mampu menerapkan berbagai pola pengembangan paragraf sesuai dengan tujuan dan kebutuhan tulisan. Dengan banyak berlatih, mereka akan semakin terampil menyampaikan gagasan secara jelas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia,” tambah Sri.
Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan mampu mengembangkan kemampuan literasi, berpikir kritis, dan menyampaikan gagasan secara tertulis dengan baik. Keterampilan menyusun paragraf yang runtut dan efektif diharapkan menjadi bekal penting bagi murid dalam menyelesaikan tugas akademik maupun menghadapi kebutuhan komunikasi di masa mendatang.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar