Jatiwangi (Kemenag) — MTsN 2 Majalengka memberikan apresiasi kepada kelas yang paling awal membentuk barisan dengan tertib dan rapi sebelum pelaksanaan upacara bendera, Senin (14/9/2026). Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan sekaligus upaya mendorong siswa membangun budaya disiplin dalam mengikuti kegiatan madrasah.
Pemberian hadiah dilakukan oleh Ade Yeni Sukmayanti, S.T. selaku Pembina OSIS, didampingi Nuryanti Prihatini, M.Pd. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan. Apresiasi diberikan kepada kelas yang dinilai mampu menunjukkan kesiapan paling baik dalam membentuk barisan sebelum upacara dimulai.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan sederhana atas sikap disiplin siswa. Ketepatan waktu, kerapian barisan, serta kesiapan mengikuti upacara menjadi hal yang diperhatikan dalam pemberian apresiasi.
Ade Yeni Sukmayanti menyampaikan bahwa pemberian apresiasi diharapkan dapat memotivasi siswa untuk membiasakan diri datang tepat waktu dan segera mempersiapkan barisan dengan tertib ketika akan mengikuti upacara maupun kegiatan bersama lainnya.
“Kami berharap apresiasi ini dapat memotivasi siswa untuk lebih disiplin, datang tepat waktu, dan membiasakan diri membentuk barisan dengan rapi tanpa harus selalu diingatkan. Semoga kebiasaan kecil seperti ini dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab dalam diri siswa,” ujar Ade.
Menurutnya, penghargaan tidak semata-mata dilihat dari hadiah yang diberikan, tetapi dari pesan yang ingin dibangun melalui pembiasaan tersebut. Ketika siswa terbiasa menghargai waktu dan mengikuti aturan sejak hal-hal sederhana, sikap tersebut diharapkan dapat terbawa dalam berbagai aktivitas lainnya.
Apresiasi tersebut juga menjadi dorongan bagi kelas-kelas lain untuk menunjukkan kedisiplinan yang sama. Dengan demikian, budaya tertib dan tepat waktu dapat tumbuh melalui persaingan yang sehat sekaligus memberikan pengalaman positif bagi siswa.
Melalui pemberian apresiasi secara konsisten, MTsN 2 Majalengka berupaya menjadikan kedisiplinan bukan sekadar kewajiban saat mengikuti upacara, melainkan bagian dari kebiasaan dan karakter siswa dalam kehidupan sehari-hari.


Komentar