Berita Daerah
Beranda » Berita » MTsN 12 Majalengka Gelar Try Out TKA Perdana Literasi dan Numerasi

MTsN 12 Majalengka Gelar Try Out TKA Perdana Literasi dan Numerasi

RAJAGALUH (Kemenag) — Siswa kelas 9 MTsN 12 Majalengka melaksanakan uji coba Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) perdana di ruang kelas madrasah pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan uji coba ini difokuskan pada penguatan dua mata pelajaran fundamental, yaitu Matematika untuk penalaran numerasi dan Bahasa Indonesia untuk kemampuan literasi.

Sejak pagi hari, suasana ruang kelas berlangsung tenang dan tertib. Para peserta didik kelas 9 mengikuti jalannya ujian simulasi dengan penuh konsentrasi. Langkah strategis ini ditempuh madrasah secara bertahap guna memetakan peta kemampuan akademis siswa sejak awal sekaligus mempersiapkan mental mereka sebelum menghadapi TKA yang sesungguhnya.

Kepala MTsN 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pelaksanaan ujian simulasi ini menjadi tonggak penting dalam mendongkrak standar akademik di lingkungan madrasah.

“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi ujian biasa, melainkan langkah terukur untuk memetakan peta kemampuan akademis siswa secara nyata sejak dini,” ujar Amin.

Sementara itu, guru pembimbing kegiatan, Suhanda, S.Pd., menambahkan bahwa program ini bertujuan membiasakan murid menyelesaikan soal-soal berstandar kompleksitas tinggi, memantau progres kompetensi siswa, serta mendorong para guru dalam mendesain instrumen evaluasi harian yang selevel dengan standar TKA.

Kokurikuler MTsN 7 Majalengka Tanamkan Kepedulian Lingkungan melalui Gerakan Penghijauan di Depan Kelas

Sebagai tindak lanjut, hasil dari Try Out ini akan dijadikan bahan evaluasi reflektif bagi para tenaga pendidik untuk merancang strategi pengajaran yang lebih efektif, responsif, dan terukur dalam menghadapi TKA Tahun Ajaran 2026/2027.

Melalui penyelenggaraan pemetaan akademik yang berkesinambungan ini, MTsN 12 Majalengka berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan Islam serta mewujudkan layanan pendidikan keagamaan yang berkualitas, adaptif, dan berprestasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *