Majalengka (KEMENAG) — MTsN 1 Majalengka terus membangun kesadaran lingkungan melalui berbagai pembiasaan positif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan praktik hemat energi pada saat proses pembelajaran di ruang kelas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab, Jumat (24/7/2026).
Dalam suasana belajar yang interaktif, para siswa diajak memahami pentingnya menggunakan energi listrik secara bijaksana. Salah seorang siswa mempraktikkan secara langsung cara menghemat energi dengan mematikan lampu yang tidak diperlukan karena pencahayaan alami dari sinar matahari yang masuk melalui jendela sudah cukup menerangi ruang kelas. Sementara itu, siswa lainnya menyimak penjelasan guru mengenai manfaat dari kebiasaan sederhana tersebut.
Salah satu guru MTsN 1 Majalengka, Asep Satriadi,S.Pd menjelaskan bahwa penghematan energi tidak harus dimulai dari langkah besar. Kebiasaan mematikan lampu dan peralatan listrik saat tidak digunakan merupakan tindakan sederhana yang memberikan dampak positif, baik dalam mengurangi konsumsi listrik, menekan biaya operasional, maupun menjaga kelestarian lingkungan.
Suasana pembelajaran berlangsung penuh antusias. Para siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai kebiasaan hemat energi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah maupun di rumah. Melalui praktik langsung, peserta didik diharapkan lebih mudah memahami bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Kepala MTsN 1 Majalengka, Suratno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan karakter peduli lingkungan perlu dibangun melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Kami ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Hemat energi merupakan kebiasaan sederhana, namun jika dilakukan bersama-sama akan memberikan manfaat yang besar. Kami berharap nilai-nilai ini terus dibawa oleh siswa, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar Suratno.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan program Adiwiyata yang terus dikembangkan di MTsN 1 Majalengka. Melalui berbagai aktivitas edukatif, madrasah berupaya membangun budaya hidup ramah lingkungan yang melibatkan seluruh warga madrasah.
Dengan adanya kegiatan edukasi dan praktik hemat energi ini, MTsN 1 Majalengka berharap kesadaran untuk menggunakan energi secara bijaksana semakin tumbuh dalam diri setiap peserta didik. Pembiasaan tersebut diharapkan menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, hemat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan Kementerian Agama yang berwawasan lingkungan dan berkarakter.
Kontributor : Pipit Laila Fitri
Editor: D.Win


Komentar