Berita Daerah MAN

Menjaga Kemurnian Kalam Ilahi, Santri MAN 3 Majalengka Rutinkan Hafalan Al-Qur’an Metode Bil Ghoib

Jatiwangi (KEMENAG) — Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar syahdu mengalun selepas salat Magrib di Pondok Pesantren MAN 3 Majalengka, Senin (10/8/2026). Puluhan santri tampak duduk melingkar dengan khusyuk melafalkan ayat demi ayat tanpa melihat mushaf. Kegiatan rutin ini menjadi metode ampuh madrasah dalam merawat serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur’an para santri.

Melalui metode bil ghoib—yakni melafalkan ayat Al-Qur’an secara langsung dari ingatan tanpa membaca teks—santri tidak hanya diuji tingkat daya ingatnya, tetapi juga ditempa dalam ketepatan tajwid dan kefasihan lisan (makhraj). Waktu selepas Magrib dipilih secara khusus karena dinilai sebagai saat yang paling tenang dan kondusif bagi santri untuk fokus memperkuat hafalan (muroja’ah).

Pimpinan Pondok Pesantren MAN 3 Majalengka, KH Agus Jamaluddin, M.M.Pd., menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran hafalan para santri.

“Metode bil ghoib yang dilaksanakan secara konsisten setiap hari ini merupakan ikhtiar kami untuk memastikan hafalan santri benar-benar melekat kuat di dalam dada, bukan sekadar mengejar target kuantitas. Kami ingin melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualitas bacaan yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menjiwai nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar KH Agus Jamaluddin.

Keberhasilan program harian ini tak lepas dari pendampingan intensif para pengasuh yang memiliki latar belakang keilmuan pesantren mumpuni. Pembinaan santri diampu langsung oleh KH Agus Jamaluddin, M.M.Pd. (alumnus Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin), dengan didampingi Ustaz Deden Moh. Naseh, S.Pd. (alumnus Pondok Pesantren Mursyidul Falah Kuningan), serta Ustazah Nidaul Hasanah (alumna Pondok Pesantren Tahfidz Bustanul ‘Usyaaqil Qur’an, Demak).

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

Kombinasi pengalaman dan sanad keilmuan para pembimbing tersebut menjadi fondasi kokoh dalam membentuk karakter santri yang unggul secara akademis maupun spiritual. Pembinaan rutin ini sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan MAN 3 Majalengka dalam mencetak generasi muda berakhlakul karimah dan menjaga kemurnian Al-Qur’an.

Kontributor: Firman Saefatullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *