Berita Daerah MAN

Mengungkap Gerak dan Gaya, Murid XI.1 MAN 2 Majalengka Pelajari Penerapan Hukum II Newton

Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XI.1 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Fisika dengan materi penerapan Hukum II Newton yang dibimbing oleh Dra. Hj. Wawat Rohmawati, M.Pd.I., pada Jumat (16/10/2026). Pembelajaran ini bertujuan memperkuat pemahaman murid mengenai hubungan antara gaya, massa, dan percepatan serta penerapannya dalam berbagai fenomena gerak dalam kehidupan sehari-hari.

Hukum II Newton merupakan salah satu prinsip dasar mekanika yang menjelaskan bahwa percepatan suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya. Hukum ini dirumuskan dengan persamaan ΣF = m × a, dengan ΣF sebagai resultan gaya dalam satuan newton (N), m sebagai massa benda dalam kilogram (kg), dan a sebagai percepatan dalam meter per sekon kuadrat (m/s²).

Melalui materi ini, murid mempelajari bahwa semakin besar resultan gaya yang diberikan pada benda dengan massa tetap, semakin besar percepatan yang dihasilkan. Sebaliknya, apabila gaya yang bekerja tetap, benda dengan massa lebih besar akan mengalami percepatan yang lebih kecil.

Penerapan Hukum II Newton dapat ditemukan dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seperti mendorong meja, menggerakkan troli, atau mengayuh sepeda. Besarnya gaya yang diberikan dan massa benda memengaruhi perubahan gerak yang terjadi. Pemahaman konsep tersebut membantu murid menghubungkan teori Fisika dengan peristiwa nyata di lingkungan sekitar.

Dalam pembelajaran, murid diarahkan untuk mengidentifikasi besaran yang diketahui, menentukan rumus yang tepat, serta menyelesaikan persoalan perhitungan berdasarkan hubungan antara gaya, massa, dan percepatan. Proses ini juga melatih kemampuan berpikir logis, ketelitian dalam berhitung, dan keterampilan menganalisis masalah secara sistematis.

Kasubag TU Ajak Pramuka MTsN 10 Majalengka Jaga Alam dan Bangun Karakter Positif

Wawat menjelaskan bahwa pemahaman Hukum II Newton perlu disertai kemampuan menghubungkan konsep dengan fenomena yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui materi ini, murid diharapkan memahami bahwa gaya, massa, dan percepatan memiliki hubungan yang erat. Dengan menguasai konsep dasarnya, murid akan lebih mudah menganalisis berbagai peristiwa gerak dan menyelesaikan soal Fisika secara tepat,” jelas Wawat.

Wawat juga menekankan pentingnya latihan secara berkelanjutan agar murid semakin terampil menerapkan konsep Fisika dalam pemecahan masalah.

“Saya berharap murid tidak hanya menghafal persamaan, tetapi juga memahami makna setiap besaran dan cara menggunakannya. Ketelitian dalam menganalisis soal serta kemampuan menghubungkan teori dengan kehidupan sehari-hari merupakan bagian penting dari pembelajaran Fisika,” tambah Wawat.

Melalui pembelajaran ini, murid diharapkan mampu menerapkan Hukum II Newton untuk menjelaskan hubungan gaya dan gerak secara ilmiah. Selain memperkuat penguasaan konsep, kegiatan pembelajaran juga diharapkan menumbuhkan sikap kritis, logis, dan teliti sebagai bekal dalam mempelajari materi Fisika berikutnya.

Perkuat Integritas Pengawas TKA-AN, Kemenag Majalengka Gelar Sosialisasi

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *