Talaga (KEMENAG) — Menghadapi helatan akbar Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, peserta cabang lomba pidato Bahasa Indonesia dari MAN 1 Majalengka mengikuti kegiatan pembinaan intensif yang diselenggarakan di Meja Abu area pembelajaran terbuka MAN 1 Majalengka pada Rabu (13/8/2026).
Kegiatan pendampingan intensif ini diikuti secara fokus oleh siswa kelas XII-1 Elsa Azkia Aline Nurzazilah yang merupakan perwakilan resmi Kabupaten Majalengka usai meraih hasil terbaik pada ajang seleksi tingkat kabupaten. Pembinaan difokuskan pada penyempurnaan naskah pidato serta peningkatan kualitas performa panggung secara menyeluruh.
Hadir sebagai narasumber sekaligus guru pembimbing Bahasa Indonesia, Heni Fauziah Hidayat, S.Pd., memberikan pengarahan mendalam mengenai penataan ulang naskah dan teknik penyampaian. Pada sesi awal pembinaan, peserta bersama pembimbing melakukan evaluasi komprehensif terhadap catatan dan lembar penilaian dewan juri pada kompetisi tingkat kabupaten sebelumnya.
Penyempurnaan difokuskan pada penguatan struktur naskah, ketepatan diksi, kekuatan argumentasi, serta keefektifan penggunaan bahasa agar pesan yang disampaikan memiliki daya pikat dan bobot ilmiah yang kuat. Berbagai masukan konstruktif digunakan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus mempertahankan keunggulan naskah yang telah dipresentasikan sebelumnya.
“Pembinaan ini tidak hanya berfokus pada revisi teks, tetapi juga melatih penghayatan materi, penguasaan panggung, ketepatan intonasi, artikulasi, hingga pengelolaan ekspresi wajah dan kontak mata. Kita ingin perwakilan Majalengka hadir dengan kesiapan mental dan teknik yang matang di tingkat provinsi,” ujar Heni Fauziah saat memberikan arahan.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima arahan satu arah, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi mengenai strategi penyampaian materi dan trik mengelola rasa gugup saat tampil di hadapan dewan juri tingkat provinsi.
Melalui tahapan pembinaan yang terarah, sistematis, dan berkelanjutan ini, peserta diharapkan mampu tampil lebih percaya diri, optimal, serta mempersembahkan prestasi terbaik yang membawa harum nama Kabupaten Majalengka di panggung PORSENI Jawa Barat 2026.
Kegiatan pendampingan dan pembentukan karakter kompetitif peserta didik ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai fondasi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Dampak positif dari semangat pembinaan ini tidak hanya bermuara pada pencapaian piala, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan serta reputasi Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dalam mencetak generasi muda berprestasi dan berakhlakul karimah.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar