Talaga (KEMENAG) – Dalam upaya memastikan kesiapan mental dan penguasaan materi para siswa, Wali Kelas XII-6 MAN 1 Majalengka, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd., menggelar bimbingan intensif dan gladi bersih bagi petugas Kuliah Tujuh Menit (Kultum). Kegiatan pembinaan ini berlangsung secara khidmat di Masjid MAN 1 Majalengka pada Kamis (27/8/2026).
Pendampingan langsung ini ditujukan untuk memantapkan performa teknis maupun mental lima orang siswa perwaliannya yang dijadwalkan bertugas mengisi kegiatan Kultum di hadapan seluruh warga madrasah pada Jumat (28/8/2026).
Dalam pelaksanaan simulasi di ruang utama masjid, Tantri menguji dan mengarahkan penampilan setiap petugas satu per satu. Pembinaan berfokus pada pelatihan kepercayaan diri serta evaluasi detail pada berbagai aspek, seperti kejelasan artikulasi suara, ketepatan bacaan, bahasa tubuh (body language), hingga efektivitas manajemen waktu penyampaian materi.
Adapun susunan lima siswa kelas XII-6 yang mengemban amanah sebagai tim petugas Kultum meliputi:
· Pembawa Acara (Master of Ceremony): Dwi dan Aisya
· Pembaca Ayat Suci Al-Qur’an (Kalam Ilahi): Fina
· Penceramah Utama: Ade
· Pemimpin Doa: Fazril
Wali Kelas XII-6 MAN 1 Majalengka, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd., menyampaikan bahwa persiapan matang sangat penting untuk melatih keberanian moral para siswa di depan publik.
“Pendampingan ini bukan sekadar persiapan teknis, melainkan bentuk pembinaan karakter. Melalui evaluasi dan masukan konstruktif selama simulasi, kami berharap para siswa mampu mengikis rasa gugup dan tampil maksimal, tertata, serta percaya diri besok,” ujar Tantri.
Manfaat simulasi ini juga dirasakan langsung oleh para siswa. Ade Anwar, siswa yang ditunjuk sebagai penceramah utama, mengungkapkan rasa bersyukurnya atas bimbingan intensif yang diberikan.
“Sesi gladi ini sangat membantu kami, khususnya dalam mengendalikan rasa gugup dan mengelola waktu penyampaian materi secara pas. Masukan dari Ibu Wali Kelas membuat saya jauh lebih tenang dan siap memberikan penampilan terbaik besok,” ungkap Ade.
Melalui bimbingan pembiasaan ini, kegiatan Kultum diharapkan tidak hanya menjadi sarana pengasahan bakat public speaking dan potensi kepemimpinan siswa, tetapi juga memberikan dampak positif dalam mewujudkan iklim religius serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar