Berita Daerah
Beranda » Berita » MAN 3 Majalengka Konsisten Tegakkan Kedisiplinan Guru dan Murid Lewat Face Print

MAN 3 Majalengka Konsisten Tegakkan Kedisiplinan Guru dan Murid Lewat Face Print

Jatiwangi (Kemenag), 20/07/2026 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Majalengka melaksanakan kegiatan registrasi face print (perekaman sidik wajah) bagi seluruh murid baru kelas X. Langkah strategis yang kini telah memasuki tahun ketiga masa berjalan ini diambil sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan madrasah dalam mempercepat digitalisasi sistem administrasi dan meningkatkan kedisiplinan kehadiran peserta didik sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung secara tertib ini dilaksanakan langsung di masing-masing ruang kelas X. Rangkaian proses registrasi diawali dengan pengecekan presensi manual untuk mencocokkan data fisik siswa. Selanjutnya, para siswa secara bergantian melakukan perekaman wajah ke dalam sistem digital yang terintegrasi pada alat face print. Untuk menjamin keakuratan data, seluruh proses dipantau secara ketat guna memastikan sistem berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Solusi Mengatasi Kebuntuan Absensi Manual

Penerapan teknologi face print ini hadir sebagai jawaban atas evaluasi mendalam terhadap metode absensi manual yang selama ini dinilai kaku dan kerap menemui jalan buntu. Pada sistem konvensional, proses pencatatan kehadiran sering kali memakan waktu belajar yang berharga karena guru harus memanggil nama siswa satu per satu di awal jam pelajaran.

Selain tidak efisien dari segi waktu, absensi manual juga rentan terhadap human error, seperti salah rekapitulasi data atau potensi kecurangan penitipan absen antar-siswa. Kebuntuan administrasi ini kerap mempersulit pihak madrasah dalam menyajikan data kehadiran yang valid dan cepat saat dibutuhkan untuk laporan evaluasi berkala maupun keperluan mendesak orang tua siswa.

Komitmen Keteladanan Seluruh Civitas Madrasah

Kepala MAN 3 Majalengka, Hj. Ela Nurlaela, M.Pd., menegaskan bahwa penerapan teknologi ini tidak hanya menyasar para peserta didik. Kedisiplinan berbasis digital di MAN 3 Majalengka dibangun di atas asas keteladanan, di mana seluruh elemen madrasah terlibat aktif.

Kakanwil Kemenag Jabar Monev KUA Sumberjaya: Tekankan Kebersihan dan Siapkan Program Rehabilitasi

“Sistem face print ini bukan hanya diperuntukkan bagi para murid saja. Penerapan absensi wajah ini sudah diberlakukan terlebih dahulu bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan sejak tiga tahun yang lalu. Kami meyakini bahwa penegakan kedisiplinan siswa akan jauh lebih efektif apabila diawali dengan keteladanan dari para pendidiknya yang konsisten hadir tepat waktu,” tegas Hj. Ela Nurlaela.

Digitalisasi untuk Akurasi Data Real-Time

Dengan hadirnya sistem face print yang telah matang selama tiga tahun ini, kekakuan birokrasi tersebut berhasil dipangkas. Sistem pemindaian wajah menawarkan proses pencatatan yang berjalan dalam hitungan detik bagi setiap siswa, sehingga waktu efektif belajar mengajar di kelas dapat dioptimalkan sepenuhnya. Data yang terekam pun langsung masuk ke pusat data madrasah secara otomatis dan objektif tanpa bisa dimanipulasi.

Koordinator Registrasi Face Print, Siti Solihat, S.Pd., menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memodernisasi tata kelola absensi di lingkungan madrasah secara menyeluruh.

“Melalui sistem perekaman wajah yang sudah berjalan selama tiga tahun ini, kami ingin memastikan bahwa data kehadiran siswa tercatat secara real-time dan akurat. Ini menjadi solusi konkret untuk mengurai kebuntuan sistem manual yang lambat. Ini bukan sekadar teknologi, melainkan instrumen untuk membentuk karakter disiplin serta mempermudah pengawasan orang tua terhadap pemantauan kehadiran anak-anak mereka di madrasah,” ujar Siti Solihat di sela-sela kegiatan.

Komitmen Keberlanjutan dan Respons Siswa

Senada dengan hal tersebut, Eno Rohaeti, S.Pd., selaku pemeriksa hasil face print, menambahkan bahwa tindak lanjut dari kegiatan ini adalah integrasi menyeluruh ke dalam sistem pelaporan digital madrasah. “Setelah registrasi ini selesai, sistem akan langsung diaktifkan untuk absensi harian. Kami memastikan setiap alat berfungsi optimal agar tidak ada kendala teknis saat digunakan oleh para siswa setiap pagi,” ungkapnya.

Tinjau Pembangunan KUA Sukahaji Berdana SBSN, Kakanwil Kemenag Jabar Apresiasi Progres Capaian Kerja

Penerapan teknologi yang menjadi pilar digitalisasi madrasah ini pun mendapat respons positif dari para peserta didik baru. Wardah Mahfudzah, salah satu siswi kelas X yang mengikuti perekaman, mengaku antusias dengan sistem absensi digital ini.

“Proses perekamannya cepat dan mudah. Dengan absen wajah seperti ini, kami merasa lebih termotivasi untuk datang tepat waktu dan merasa bangga karena madrasah kami sudah semakin modern,” tutur Wardah.

Dengan terlaksananya digitalisasi absensi melalui registrasi face print ini, diharapkan tata kelola administrasi kesiswaan di MAN 3 Majalengka menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Langkah inovatif yang terus dipertahaman efektivitasnya selama tiga tahun terakhir ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, menuju madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.

Kontributor : Firman Saefatullah (HUMAS MAN 3 Majalengka)

Pengawas Pembina Monitoring Awal Tahun Pelajaran di MAN 3 Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *