Jatiwangi (Kemenag) — Menjaga lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan indah menjadi salah satu budaya yang dikenalkan kepada murid baru MAN 3 Majalengka pada hari kedua Masa Ta’aruf Murid Baru (MATABARU) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Indoor MAN 3 Majalengka, Selasa (14/7/2026).
Melalui materi Madrasah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), peserta diajak memahami bahwa lingkungan yang nyaman tidak tercipta dengan sendirinya. Dibutuhkan kepedulian, kebiasaan baik, dan kerja sama seluruh warga madrasah untuk mewujudkannya.
Menjaga Lingkungan adalah Bagian dari Ibadah
Materi disampaikan oleh Deni Hilman Abdillah, M.Pd. Wakil Kepala MAN 3 Majalengka bidang Sarana Prasanara. Dalam pemaparannya, ia mengajak para murid baru untuk melihat kebersihan bukan hanya sebagai rutinitas, melainkan sebagai bagian dari nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam.
Menurut Deni, lingkungan yang bersih akan menghadirkan suasana belajar yang lebih nyaman sekaligus membentuk karakter peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
“Madrasah ASRI bukan hanya tentang lingkungan yang bersih dan indah. Yang lebih penting adalah membiasakan diri untuk peduli, menjaga, dan merawat lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Langkah Bersama Menuju Adiwiyata Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Deni juga mengenalkan upaya MAN 3 Majalengka yang sedang mempersiapkan diri menuju Sekolah Adiwiyata Nasional. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada kebiasaan baik yang dilakukan seluruh warga madrasah setiap hari.
Ia mengajak murid baru untuk ikut mengambil peran sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kelas, merawat tanaman, serta menggunakan air dan listrik secara bijak.
“Kalau semua warga madrasah memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan, menjaga kebersihan tidak lagi menjadi beban, tetapi menjadi kebiasaan yang dilakukan dengan kesadaran,” katanya.
Murid Baru Diajak Menjadi Pelopor
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para murid baru aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai gagasan tentang cara menjaga lingkungan madrasah agar tetap nyaman untuk belajar.
Mereka juga dikenalkan dengan berbagai pembiasaan yang selama ini telah diterapkan di MAN 3 Majalengka, mulai dari memilah sampah, merawat taman, menjaga kebersihan kelas, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana tersebut, madrasah berharap setiap peserta didik dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, baik di madrasah maupun di rumah.
Membangun Kebiasaan Baik Sejak Hari Pertama
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada para murid baru bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya peduli lingkungan sejak mereka menjadi bagian dari keluarga besar MAN 3 Majalengka.
Budaya Madrasah ASRI tidak berhenti pada kegiatan MATABARU. Nilai-nilai tersebut akan terus dibiasakan melalui pembelajaran, kegiatan kesiswaan, dan aktivitas sehari-hari di lingkungan madrasah. Dengan cara itu, kepedulian terhadap lingkungan diharapkan tumbuh secara alami dan menjadi bagian dari karakter setiap peserta didik.
Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, MAN 3 Majalengka optimistis mampu menghadirkan lingkungan belajar yang ASRI. Semangat tersebut sekaligus memperkuat ikhtiar madrasah menuju Sekolah Adiwiyata Nasional, sekaligus melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Kontributor : Firman Saefatullah (HUMAS MAN 3 Majalengka)
Editor : D. Win


Komentar