Berita Daerah
Beranda » Berita » Mading Jadi Wadah Ekspresi Siswa MTsN 11 Majalengka

Mading Jadi Wadah Ekspresi Siswa MTsN 11 Majalengka

Cingambul (KEMENAG) — Dinding yang biasanya hanya menjadi tempat menempelkan informasi, kini berubah menjadi ruang penuh warna dan inspirasi di MTsN 11 Majalengka. Melalui majalah dinding (mading), madrasah memberikan ruang bagi peserta didik untuk menampilkan hasil karya lukis mereka sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas sekaligus wadah mengekspresikan ide, imajinasi, dan bakat di bidang seni.

Karya-karya yang menghiasi mading merupakan hasil pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya. Setiap lukisan menghadirkan cerita yang berbeda, mulai dari keindahan alam, kehidupan sehari-hari, hingga berbagai pesan moral yang dituangkan melalui perpaduan warna, bentuk, dan goresan tangan para siswa. Kehadiran galeri mini tersebut tidak hanya mempercantik lingkungan madrasah, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, inspiratif, dan penuh semangat berkarya.

Bagi MTsN 11 Majalengka, mading bukan sekadar media pajangan, melainkan ruang ekspresi yang memberi kesempatan kepada setiap peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ketika karya mereka dipublikasikan dan diapresiasi, tumbuh rasa percaya diri sekaligus keyakinan bahwa setiap potensi layak untuk dihargai dan dikembangkan.

Guru Seni Budaya MTsN 11 Majalengka, Sri Apriniawati, S.Pd., menjelaskan bahwa setiap karya yang dihasilkan siswa memiliki proses, tantangan, dan makna yang berbeda. Oleh karena itu, madrasah berupaya menghadirkan ruang apresiasi agar peserta didik merasa bangga terhadap hasil usahanya.

“Setiap karya yang dihasilkan siswa memiliki cerita dan proses yang berbeda. Dengan dipajang di mading, mereka merasa usahanya dihargai sehingga semakin termotivasi untuk terus berkarya. Kami berharap mading ini menjadi ruang yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni,” ujar Sri.

Tingkatkan Tertib Administrasi, Operator KUA Sindangwangi Ikuti Sosialisasi PMA Nomor 12 Tahun 2026

Menurutnya, pembelajaran seni tidak hanya bertujuan menghasilkan karya yang indah, tetapi juga melatih kesabaran, ketelitian, kepekaan, dan keberanian peserta didik dalam menyampaikan gagasan secara positif. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang kreatif dan inovatif.

Kebanggaan juga dirasakan oleh salah seorang siswa kelas IX, Nanda Hidayah, yang melihat hasil lukisannya terpajang di mading madrasah. Baginya, apresiasi tersebut menjadi pengalaman yang membahagiakan sekaligus penyemangat untuk terus mengembangkan bakat yang dimiliki.

“Saya senang dan bangga ketika melihat karya kami dipajang di mading. Rasanya seperti usaha selama belajar seni benar-benar dihargai. Semoga ke depan semakin banyak teman-teman yang berani menunjukkan kreativitasnya dan tidak ragu untuk berkarya,” ungkap Nanda dengan penuh semangat.

Melalui pemanfaatan mading sebagai ruang ekspresi dan galeri karya siswa, MTsN 11 Majalengka terus berupaya membangun budaya apresiasi di lingkungan madrasah. Ke depan, madrasah berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan minat dan bakatnya, sehingga lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kreatif, percaya diri, serta mampu memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitarnya. Upaya ini diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan Kementerian Agama yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara utuh.

Kontributor: Riyan Mardiyana
Editor: D.Win

Plt Kepala KUA Cigasong Baru Awali Tugas dengan Perkenalan Bersama Pegawai

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *