Berita Daerah

Latih Ketangkasan dan Kerja Sama, Pramuka MTsN 12 Majalengka Gelar Latihan Pionering

Rajagaluh (KEMENAG) – Menutup rangkaian kegiatan di hari Jumat (4/9/2026), semarak semangat praja muda karana mewarnai lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka. Ratusan siswa-siswi yang tergabung dalam keanggotaan Pramuka madrasah dengan penuh antusias mengikuti agenda Latihan Mingguan yang rutin diselenggarakan setiap Jumat sore.

Fokus Kuasai Teknik Pionering Bersama Dewan Penggalang

Latihan mingguan kali ini difokuskan pada penguasaan materi kepramukaan tingkat lanjut, yakni Pionering (keterampilan tali-temali dan penyambungan tongkat). Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini dibina langsung oleh Aan Ikhwanul Muslimah, S.Pd.I. Agar pendampingan berjalan lebih efektif dan terarah, langkah pembina turut dibantu oleh kakak-kakak dari Dewan Penggalang (DP) yang dengan sigap memandu dan mencontohkan simpul-simpul dasar kepada adik-adik kelasnya.

Para peserta didik dibagi ke dalam beberapa regu untuk mempraktikkan pembuatan berbagai macam simpul, seperti simpul mati, simpul pangkal, dan simpul jangkar. Simpul-simpul tersebut kemudian diaplikasikan untuk merangkai tongkat pramuka menjadi berbagai model bangunan darurat, seperti tandu, menara pandang, hingga tiang bendera. Kegiatan ini tak ayal memancing antusiasme dan gelak tawa siswa saat mereka bergotong royong menyeimbangkan tongkat agar dapat berdiri kokoh.

Pesan Pembina: Pionering adalah Cerminan Kesabaran dan Kekompakan

Melihat dinamika dan semangat pantang menyerah dari setiap regu di lapangan, Aan Ikhwanul Muslimah, S.Pd.I. memberikan apresiasi atas kekompakan yang terjalin. Di sela-sela arahannya, ia memberikan evaluasi sekaligus rekomendasi agar keterampilan kepanduan para siswa semakin terasah.

“Pionering ini bukan sekadar urusan mengikat tali pada tongkat, melainkan ujian nyata bagi kesabaran, ketelitian, dan kerja sama tim kalian. Satu simpul yang salah, maka seluruh bangunan bisa runtuh. Begitu juga dalam sebuah tim, jika satu orang egois, maka regu tersebut tidak akan berhasil,” tegas Aan memberikan filosofi mendalam.

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

Lebih lanjut, ia memberikan rekomendasi bagi para anggota Pramuka, “Ibu sangat merekomendasikan agar kalian kembali melatih dan mempraktikkan simpul-simpul dasar ini di rumah menggunakan tali pramuka masing-masing. Jangan hanya mengandalkan ingatan saat latihan di sekolah saja, karena keterampilan tangan itu butuh pembiasaan.”

Pelaksanaan Latihan Mingguan Pramuka di MTsN 12 Majalengka ini terus menjadi wadah yang efektif dalam membentuk karakter kemandirian dan kepemimpinan peserta didik. Melalui praktik pionering yang kolaboratif ini, madrasah optimis mampu mencetak tunas-tunas bangsa yang tidak hanya tangkas dan terampil di lapangan, tetapi juga memiliki jiwa korsa yang tinggi serta siap sedia membangun masyarakat pada masa mendatang. Salam Pramuka!

Kontributor: Mohammad Rega Permana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *