Panyingkiran (KEMENAG) – Dalam rangka memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyingkiran menghadiri kegiatan apel pagi bersama di lingkungan Pemerintah Kecamatan Panyingkiran pada Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Panyingkiran tersebut diikuti oleh seluruh ASN dari berbagai instansi se-Kecamatan Panyingkiran. Apel berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Bertindak sebagai pembina apel, Camat Panyingkiran Hj. Nita Dwi Wahyuni Sudradjat, S.STP., M.Si., menyampaikan sejumlah hal penting yang menjadi perhatian bersama, khususnya dalam meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Penguatan Posyandu di setiap desa harus terus diperkuat dan mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan agar pelayanan kesehatan serta tumbuh kembang anak berjalan optimal. Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) juga harus tepat sasaran dengan koordinasi erat lintas sektor, disamping seluruh unsur pemerintahan harus bersinergi melakukan pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan,” tegas Nita dalam amanatnya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Panyingkiran, H. Hapid, M.Ag., mengimbau seluruh jajarannya untuk rutin mengikuti agenda apel pagi setiap hari Selasa yang telah dijadwalkan oleh pihak kecamatan. Menurutnya, partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun kedisiplinan sekaligus mempererat hubungan kerja sama lintas instansi.
“Apel pagi ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mempererat sinergi, meningkatkan disiplin, memperkuat soliditas, serta memantapkan koordinasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Hapid.
Melalui kegiatan apel pagi bersama ini, komunikasi dan koordinasi antarinstansi di Kecamatan Panyingkiran diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, berbagai program prioritas pemerintah—mulai dari penguatan Posyandu, penanganan Rutilahu, hingga pencegahan stunting—dapat dilaksanakan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
Kontributor : Deden Ahmad Jaenuri


Komentar