Berita Daerah KUA

KUA Kecamatan Sindang Bekali Tujuh Pasang Catin Lewat Bimwin Mandiri demi Wujudkan Keluarga Sakinah

Sindang, (KEMENAG)— Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang menggelar Bimbingan Perkawinan (Binwin) Mandiri yang diikuti oleh tujuh pasangan calon pengantin (catin) di wilayah Kecamatan Sindang pada Kamis (3/9/2026). Para peserta berasal dari beberapa desa di Kecamatan Sindang, yakni tiga pasangan dari Desa Sindang, dua pasangan dari Desa Bayureja, serta masing-masing satu pasangan dari Desa Pasirayu dan Desa Garawastu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan alur pemeriksaan administrasi dan verifikasi dokumen yang dipimpin oleh Supendi. Memasuki acara inti, Kepala KUA Kecamatan Sindang, H. Ilan Ahmad Zaini Dahlan, S.H.I., M.H., memberikan arahan mendalam mengenai pentingnya persiapan matang sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.

“Kesiapan lahir dan batin adalah fondasi paling awal sebelum Bapak dan Ibu melangkah ke jenjang pernikahan yang sakral ini,” ujar Ilan saat membuka sesi arahan.

Aspek kesehatan para calon pengantin turut menjadi perhatian utama dalam bimbingan ini. Bidan Ina Nashriatul Insiyyah, S.ST., dari Puskesmas Sindang hadir memaparkan materi penting terkait kesehatan reproduksi, pentingnya pemeriksaan kesehatan pra-nikah, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemeriksaan kesehatan pra-nikah dan penerapan pola hidup sehat sangat krusial bagi pasangan baru demi menjaga kualitas kesehatan keluarga serta keturunan kelak,” ungkap Ina di hadapan para peserta.

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Selanjutnya, materi bimbingan inti disampaikan oleh dua fasilitator. Pada sesi pertama, KH. Suherman membawakan materi bertajuk Hubungan Keluarga: Membangun Ibadah Sampai Masuk ke Dalam Surga-Nya. Beliau mengingatkan para peserta mengenai hakikat luhur dari ikatan pernikahan.

“Pernikahan adalah janji suci atau mitsaqan ghalizhan yang bernilai ibadah. Oleh karena itu, bangunlah fondasi rumah tangga berlandaskan ketakwaan dan saling menguatkan dalam kebaikan,” tutur Suherman.

Sementara itu, pada sesi kedua, Nurcahya menyampaikan materi mengenai Manajemen Keuangan Rumah Tangga. Ia menekankan bahwa kestabilan ekonomi keluarga memerlukan transparansi dan perencanaan yang cermat dari kedua belah pihak.

“Keterbukaan dan perencanaan finansial merupakan pilar utama ketahanan keluarga. Hal ini mencakup tata kelola pendapatan yang bijak, kemampuan memilah kebutuhan primer dan sekunder, hingga penyediaan dana darurat,” terang Nurcahya.

Seluruh rangkaian kegiatan Binwin Mandiri ini ditutup secara khidmat dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiyai Moch. Anas, S.Pd.I.

Kemenag Majalengka Gelar Tindak Lanjut Penghapusan BMN, Dorong Tertib Administrasi dan Program ASRI

“Semoga seluruh calon pengantin diberikan kelancaran hingga hari pernikahan tiba, serta senantiasa dilimpahi keberkahan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ucap Moch. Anas memimpin doa penutup.

Kontributor: Sayid Abdullah Yahya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *