Talaga (KEMENAG) — Sebanyak 34 siswa kelas X.8 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengemas tugas pembelajaran Bahasa Indonesia. Berlangsung di ruang kelas X.8 pada Kamis (27/8/2026), para siswa berhasil menyusun dan menyajikan Teks Laporan Hasil Observasi lingkungan sekolah dalam bentuk media scrapbook yang menarik dan edukatif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengamatan secara langsung terhadap berbagai fasilitas di lingkungan MAN 1 Majalengka. Berbekal data dan fakta lapangan yang diperoleh, para siswa kemudian menyusunnya menjadi laporan terstruktur. Uniknya, hasil laporan tersebut tidak disajikan dalam bentuk kertas ketik biasa, melainkan dikreasikan ke dalam scrapbook memanfaatkan bahan kardus dan karton berwarna yang dihias secara berkelompok.

Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia MAN 1 Majalengka, Titin Watoniah, S.Pd., menyampaikan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan bermakna.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis siswa terhadap materi Teks Laporan Hasil Observasi, tetapi juga melatih kreativitas, tanggung jawab, komunikasi, serta kerja sama tim. Siswa terlihat sangat antusias, saling berbagi tugas, dan berdiskusi selama proses pengerjaan,” ujar Titin di sela-sela pendampingan kegiatan.
Antusiasme senada juga disampaikan oleh salah satu siswa kelas X.8, Tegar Jiwa. Ia mengaku metode belajar kelompok seperti ini membuat materi pelajaran jauh lebih mudah dipahami dan mengasyikkan.
“Pembelajaran dengan membuat scrapbook ini sangat seru. Kami jadi lebih paham materi observasi karena langsung praktik mengamati lingkungan sekolah, lalu menuangkan idenya bersama teman-teman secara kreatif,” ungkap Tegar.

Sebagai bentuk tindak lanjut, metode pembelajaran inovatif ini akan terus dikembangkan pada materi-materi berikutnya guna menjaga konsistensi motivasi belajar peserta didik.
Melalui terobosan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan ini, MAN 1 Majalengka berharap kualitas proses belajar mengajar di madrasah terus meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi peserta didik yang unggul, kreatif, dan berkarakter positif.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar