Jatiwangi (Kemenag)— Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTsN 2 Majalengka semakin meriah dengan kegiatan bazar makanan dan minuman yang digelar di lapangan madrasah pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh setiap kelas dengan menghadirkan beragam produk makanan dan minuman yang diolah dan disiapkan sendiri oleh peserta didik.
Setiap kelas diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dengan menentukan produk yang akan dijual, menyiapkan bahan, mengolah makanan dan minuman, hingga menyajikannya kepada warga madrasah. Berbagai sajian hasil kreasi siswa kemudian ditawarkan kepada teman-teman, guru, dan tenaga kependidikan yang turut meramaikan kegiatan bazar.
Kegiatan bazar tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran kewirausahaan secara langsung. Peserta didik memperoleh pengalaman untuk mengembangkan ide, mengolah produk, bekerja sama dalam kelompok, sekaligus belajar memasarkan hasil karya mereka.
Pembina OSIS MTsN 2 Majalengka, Ade Yeni Sukmayanti, S.T., menyampaikan bahwa bazar diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik yang memiliki potensi maupun jiwa kewirausahaan agar dapat mengembangkan bakatnya dengan difasilitasi oleh madrasah.
“Bazar diadakan untuk memberikan kesempatan, terutama kepada siswa-siswi yang memiliki potensi ataupun jiwa kewirausahaan untuk mengembangkan bakatnya dan difasilitasi oleh madrasah. Salah satunya melalui kegiatan peringatan HUT RI ini,” ujar Ade Yeni.
Menurutnya, penyelenggaraan bazar juga berangkat dari pengamatan terhadap kebiasaan sejumlah siswa yang telah menunjukkan ketertarikan dalam kegiatan jual beli. Beberapa siswa diketahui sering membawa jajanan untuk dijual kepada teman-temannya, bahkan kepada guru.
“Melalui pengamatan, kami melihat ada siswa-siswi yang sering kali membawa jajanan untuk dijual kepada teman-temannya, bahkan kepada guru. Hal tersebut menjadi salah satu potensi yang perlu difasilitasi dan dikembangkan,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak sekadar menjadi penjual, tetapi terlibat langsung dalam proses menciptakan produk. Mereka belajar mengolah makanan dan minuman sendiri, menentukan konsep produk, menghitung kebutuhan bahan, menetapkan harga, melakukan promosi, serta melayani pembeli.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata yang dapat menumbuhkan berbagai karakter positif, seperti kreativitas, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, keberanian berkomunikasi, dan jiwa kewirausahaan.
Selain menjadi ajang mengembangkan potensi siswa, bazar juga menghadirkan suasana kebersamaan di lingkungan madrasah. Setiap kelas berupaya menampilkan produk dan konsep jualan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas serta menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Melalui bazar makanan dan minuman ini, MTsN 2 Majalengka terus berupaya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Madrasah berharap pengalaman mengolah dan memasarkan produk secara langsung dapat menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang kreatif, mandiri, dan mampu melihat peluang di masa depan.


Komentar