Berita Daerah

​Kepala MTsN 12 Majalengka Ikuti Salat Istisqa Bersama Jajaran Kemenag

Majalengka (KEMENAG) – Menindaklanjuti seruan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka, Dr. Amin Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., turut hadir menunaikan ibadah Salat Sunah Istisqa pada Senin (14/9/2026). Agenda kerohanian yang dilangsungkan sejak pukul 07.30 WIB ini dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Majalengka.

Pelaksanaan Salat Istisqa tingkat kabupaten ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas surat edaran resmi dari Bupati Majalengka. Di tengah musim kemarau yang melanda, kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar dan munajat bersama seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintahan untuk memohon kepada Allah Swt. agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah.

Berdasarkan surat undangan resmi yang diterbitkan oleh Kepala Kemenag Majalengka, Euis Damayanti, agenda doa bersama ini wajib dihadiri oleh seluruh elemen di bawah naungan Kemenag dengan membawa perlengkapan ibadah masing-masing.

Selain jajaran Kepala Madrasah Negeri maupun Swasta, barisan jemaah juga diisi oleh Kasubbag TU, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kepala KUA Kecamatan, Pengawas Madrasah dan PAI, Penyuluh Agama Islam, hingga seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka.

Seusai bersujud dan mengaminkan doa bersama seluruh jemaah yang hadir, Dr. Amin Ridwan menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran ibadah tersebut. Tak lupa, ia menitipkan pesan dan rekomendasi penting yang ditujukan khusus bagi keluarga besar MTsN 12 Majalengka.

MTsN 1 Majalengka Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

“Pelaksanaan Salat Istisqa pada pagi hari ini adalah wujud nyata ketulusan dan keberserahan diri kita kepada Sang Pencipta dalam menghadapi cobaan kemarau panjang. Saya sangat merekomendasikan sekaligus mengimbau seluruh warga madrasah, baik dewan guru maupun siswa-siswi MTsN 12 Majalengka, untuk terus memperbanyak istigfar. Mari kita rutinkan menyisipkan doa memohon hujan yang membawa manfaat di setiap akhir salat fardu kita,” imbau Amin dengan penuh harap.

Kehadiran pimpinan madrasah dalam agenda keagamaan tingkat kabupaten ini tidak hanya mempererat sinergi antar-lembaga, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi peserta didik di madrasah. Sikap tawakal dan ikhtiar spiritual ini diharapkan dapat menjadi pendidikan karakter yang membekas, mengajarkan generasi muda madrasah bahwa dalam setiap kesulitan dan tantangan alam, doa kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah sebaik-baiknya jalan keluar.

Kontributor: Mohammad Rega Oermana

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *