Talaga (KEMENAG) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menerima penyerahan karya literasi keagamaan berupa buku An-Nahwul Basith yang ditulis oleh Guru Bahasa Arab sekaligus Pembina Asrama Putra MAN 1 Majalengka, Mustopa, M.Pd, bersama Fadhlan Husni Ramdhani, M.Pd. Penyerahan buku tersebut diterima langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag, di Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka pada Selasa (28/7/2026).
Buku An-Nahwul Basith (ISBN: 978-623-8605-24-8) yang telah memasuki cetakan ketiga per Juli 2026 ini dirancang khusus untuk memudahkan pembelajaran bahasa Arab. Keunggulan utama buku ini terletak pada penyajian materinya yang sistematis dan mudah dipahami, baik oleh pemula, tingkat siswa, guru, dosen, hingga masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut, Kasubag TU Kemenag Majalengka, Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas karya inovatif yang dihasilkan oleh tenaga pendidik di lingkungan Kemenag Majalengka.
“Kami sangat mengapresiasi karya ilmiah dan literasi yang dilahirkan oleh para pendidik kita. Buku ini tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen ASN Kemenag dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan,” ujar Heru.
Mustopa, M.Pd, menjelaskan bahwa penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan metode pembelajaran ilmu nahwu dan sharof yang lebih praktis. Harapannya, pembaca dapat memahami struktur bahasa Arab secara komprehensif dalam waktu yang relatif singkat. Efektivitas buku ini pun telah teruji, di mana buku An-Nahwul Basith saat ini telah dijadikan sebagai bahan ajar di Pondok Pesantren Amanah Qur’an Indonesia, Bandung, serta menarik minat akademisi dari luar daerah, termasuk mahasiswa Pascasarjana UIN SAIZU Purwokerto yang sengaja hadir untuk memiliki buku tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Kemenag Majalengka berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung para guru serta ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka agar aktif berkarya, meneliti, dan menerbitkan literasi yang bermanfaat bagi publik.
Melalui penyerahan karya literasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menambah wawasan keilmuan masyarakat, memperkuat kualitas pendidikan madrasah, serta mendukung peningkatan layanan keagamaan dan pendidikan Kementerian Agama yang semakin adaptif dan berkemajuan.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar