Berita Daerah KUA

Kemenag Majalengka Apresiasi Kinerja Tiga KUA dalam Monev Nikah Rujuk Triwulan III

Argapura (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Argapura menjadi tuan rumah pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Nikah Rujuk (NR) Triwulan III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh KUA Kecamatan Argapura, KUA Kecamatan Maja, dan KUA Kecamatan Banjaran sebagai upaya penguatan administrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan evaluasi tersebut dihadiri oleh Kepala KUA Kecamatan Argapura, Drs. H. Wawan Ridwanullah, M.M.Pd., yang saat ini juga menjabat sebagai Penanggung Jawab (PJ) Kepala KUA Kecamatan Maja. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Banjaran, Taufik Rohman, S.Ag., beserta jajaran staf terkait.

Monev NR Triwulan III ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan pelayanan nikah dan rujuk, terutama dari aspek ketertiban pencatatan administrasi dan mutu pelayanan kepada masyarakat. Selain sebagai sarana evaluasi, agenda ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus mempererat koordinasi antara Seksi Bimas Islam Kemenag Majalengka dan KUA di tingkat kecamatan.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Majalengka, H. Sofyan Firdaus, M.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja dan dedikasi KUA Argapura, Maja, dan Banjaran. Ia menekankan agar kualitas layanan keagamaan terus ditingkatkan agar semakin tertib dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Kami memberikan apresiasi atas kinerja KUA Argapura, Maja, dan Banjaran. Ke depan, pelayanan KUA harus terus ditingkatkan agar semakin baik, tertib, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Sofyan.

Panitia Pastikan Kesiapan Jelang Perkemahan

Di samping fokus pada peningkatan layanan administrasi, Sofyan turut menyoroti krusialnya peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan keagamaan secara berkelanjutan di majelis-majelis taklim wilayah binaan masing-masing. Penyuluh diharapkan tidak hanya mengedukasi, tetapi juga aktif melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

“Para penyuluh agar terus aktif memberikan bimbingan di majelis-majelis taklim dan sigap dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik di masyarakat. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan pencerahan sekaligus menjaga kondusivitas kehidupan sosial dan keagamaan,” tambahnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Seksi Bimas Islam Kemenag Majalengka berharap ketiga KUA tersebut dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan keagamaan. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Kontributor: Ebin Siroju Tolibin

Jaga Kesehatan dan Stamina Selama Perkemahan, MTsN 13 Majalengka Matangkan Logistik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *