Berita Kemenag
Beranda » Berita » Kakanwil Kemenag Jabar Tegaskan WFH Bukan Berarti Libur, Minta Kinerja ASN Tetap Terdokumentasi dan Terpantau

Kakanwil Kemenag Jabar Tegaskan WFH Bukan Berarti Libur, Minta Kinerja ASN Tetap Terdokumentasi dan Terpantau

Bandung (KEMENAG) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa sistem kerja Work From Home (WFH) yang diberlakukan pemerintah bukanlah hari libur kedinasan. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta tetap menjaga kedisiplinan dan memastikan setiap pelaksanaan tugas pelayanan publik terdokumentasi dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Pembinaan Disiplin dan Kinerja ASN secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (22/05/2026) siang. Agenda ini sengaja digelar dalam rangka menjaga efektivitas pelaksanaan tugas kedinasan, sekaligus meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme ASN selama pemberlakuan WFH di lingkungan Kemenag Jawa Barat.

“Pemerintah memang memberikan rukhsah (keringanan) bagi kita untuk bekerja dari rumah (Work From Home), tetapi bukan berarti libur. Bukan berarti pekerjaan kita tidak dilaksanakan. Kebijakan ini diambil untuk mengefisiensikan berbagai hal yang merupakan imbas dari geopolitik global,” ujar Dudu dari sela-sela perjalanan dinasnya mendampingi Menteri Agama RI di Serpong.

Sistem Pelayanan Harus Terdata dan Ter-update

Lebih lanjut, Kakanwil meminta seluruh unit kerja, mulai dari tingkat jajaran Kanwil, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, hingga seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) dan madrasah, untuk tetap mengaktifkan sistem pemantauan secara berkala. Merujuk pada surat edaran dari Sekretariat Jenderal Kemenag RI, ia menginstruksikan agar seluruh aktivitas pelayanan selama WFH didukung oleh basis data yang valid, seperti dokumentasi foto kegiatan yang terus diperbarui.

Sasar Kesiapan Catin, KUA Ligung Gelar Bimwin untuk Cetak Keluarga Matang dan Sehat

“Kita harus memberikan nuansa bahwa kinerja kita tidak hanya dimonitor oleh diri sendiri atau pimpinan, tetapi yang utama diawasi langsung oleh Allah SWT. Kedepankan selalu nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas, karena apa pun yang kita lakukan memiliki rekam jejak (track record),” tambahnya.

Pembinaan Pengawai Baru dan Evaluasi PPPK

Dalam arahannya, Dudu juga menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan bagi 1.945 CPNS yang baru saja dilantik menjadi ASN di lingkungan Kemenag Jabar. Para Kepala Kantor Kemenag daerah diminta intensif memberikan bimbingan, mengingat masa depan institusi sangat bergantung pada kualitas ASN hari ini.

Selain itu, evaluasi berkala terhadap kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) juga menjadi poin penting yang ditekankan agar pelaksanaan kontrak kerja berjalan sesuai dengan target mutu pelayanan.

Di akhir sambutan, Kakanwil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada para kepala kantor, kepala bidang, pembimas, kepala KUA, penghulu, penyuluh, hingga tenaga pendidik madrasah yang terus berdedikasi menjaga kualitas pelayanan publik di Jawa Barat.

Ikhtiar Kokohkan Pondasi Keluarga, KUA Kertajati Gelar Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin

Kehadiran Pejabat dan Peserta

Pertemuan daring yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini diikuti secara antusias oleh ribuan ASN di lingkungan Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat. Turut hadir mendampingi Kakanwil dalam ruang virtual tersebut, Plt. Kabag TU Kanwil Kemenag Jabar, H. Muhammad Nur Rochmat Robi Abdul Rohim, serta para Kepala Bidang (Kabid) dan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Barat.

Kontributor : Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *