Jatiwangi (KEMENAG) — Menyambut datangnya bulan Rabiul Awal, jamaah Masjid Al Azfar MAN 3 Majalengka diajak memperbanyak shalawat dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Pesan tersebut disampaikan Pembina Keagamaan MAN 3 Majalengka, K. Jali Rojali, saat menjadi khatib Shalat Jumat di Masjid Al Azfar, Jumat (14/8/2026).
Shalat Jumat yang diikuti siswa, guru, dan tenaga kependidikan MAN 3 Majalengka tersebut berlangsung khusyuk. Momentum ibadah rutin itu dimanfaatkan untuk mengingatkan warga madrasah agar menyambut Rabiul Awal dengan rasa syukur sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam khutbahnya, K. Jali Rojali mengajak jamaah tidak hanya mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadikan bulan Rabiul Awal sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan meneladani kehidupan Rasulullah.
“Mari kita sambut bulan agung Rabiul Awal dengan rasa gembira dan penuh rasa syukur. Di bulan inilah manusia agung panutan kita, Nabi Muhammad SAW, dilahirkan ke dunia. Wujud kecintaan kita kepada beliau harus dibuktikan dengan memperbanyak bacaan shalawat serta mengamalkan amalan-amalan sunah dalam kehidupan sehari-hari,” tutur K. Jali Rojali.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi perlu diwujudkan dalam perilaku, termasuk dalam kehidupan siswa di lingkungan madrasah.
Ajakan tersebut mendapat ruang penting dalam pembinaan keagamaan di MAN 3 Majalengka. Shalat Jumat menjadi salah satu sarana bagi madrasah untuk memberikan penguatan spiritual kepada peserta didik sekaligus membangun kebiasaan beribadah secara rutin.
Melalui momentum Rabiul Awal, warga madrasah diharapkan semakin meningkatkan intensitas ibadah, memperbanyak shalawat, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam pergaulan, pembelajaran, dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya MAN 3 Majalengka dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membekali siswa dengan nilai-nilai keagamaan dan keteladanan Rasulullah SAW.
kontributor : Firman Saefatullah


Komentar