Talaga (KEMENAG) — Guna menjaring peserta didik unggul yang siap bersaing pada ajang akademik bergengsi, MAN 1 Majalengka menggelar Seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) bidang Geografi Tahun Pelajaran 2026/2027. Ujian penyaringan internal tersebut berlangsung tertib di Laboratorium Komputer MAN 1 Majalengka, Jumat (21/8/2026).
Rangkaian seleksi diikuti oleh delapan peserta didik pilihan dari jenjang kelas X dan XI. Tiga siswa perwakilan kelas X yakni Fatir Alfat (X-10), Marsha Adelia Putri (X-1), dan Rere Nurmala Damayanti (X-1). Sementara lima siswa perwakilan kelas XI terdiri atas Firsha Nuraziza (XI-5), Auliya Afifah Thahirah (XI-6), Alifia Nurul Aini (XI-7), Andres Pradifta A (XI-7), dan Alma Farwah A (XI-9).
Para peserta diuji dengan 20 soal pilihan ganda berdurasi 90 menit di bawah pendampingan tim guru Geografi, yakni Anik Dermawati, S.Pd., Muhammad Rivki Pratama, S.Pd., Gr., dan Hani Setia Purwanti, S.Pd. Materi ujian dirancang berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mengombinasikan pemahaman konsep, perhitungan, serta daya analisis kritis terhadap permasalahan geografi modern.

Pembimbing OMI Geografi MAN 1 Majalengka, Muhammad Rivki Pratama, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa ajang ini menjadi pijakan awal pemetaan bakat peserta didik.
“Seleksi ini menjadi langkah awal untuk melihat kemampuan dan potensi peserta didik dalam bidang Geografi. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan sungguh-sungguh. Setelah hasil seleksi diperoleh, peserta didik yang terpilih akan mendapatkan pembinaan secara lebih intensif bersama guru-guru Geografi sebagai persiapan menghadapi OMI tingkat Kabupaten,” ujar Rivki.
Sementara itu, salah satu peserta seleksi dari kelas XI-5, Firsha Nuraziza, mengungkapkan kesannya usai menuntaskan seluruh soal ujian.
“Saya merasa senang dapat mengikuti seleksi OMI bidang Geografi ini. Soal-soalnya cukup menantang karena tidak hanya menguji pemahaman materi, tetapi juga membutuhkan kemampuan menghitung dan menganalisis. Saya berharap dapat memberikan hasil terbaik dan apabila terpilih, saya siap mengikuti pembinaan untuk menghadapi tahap selanjutnya,” tutur Firsha.

Sebagai tindak lanjut, hasil penilaian seleksi akan menentukan siswa yang berhak menjadi utusan sekolah. Peserta terpilih nantinya akan mengikuti pemusatan latihan dan pembinaan intensif secara berkelanjutan sambil menunggu kuota resmi sesuai petunjuk teknis (juknis) OMI tingkat Kabupaten.
Semoga melalui seleksi dan pembinaan terstruktur ini, MAN 1 Majalengka dapat melahirkan utusan terbaik yang mampu meraih piala kejuaraan di tingkat kabupaten, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan reputasi serta mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar