Talaga (KEMENAG) — Guna memastikan pelaksanaan ibadah rutin tetap berjalan tertib serta menjaga pembentukan karakter keagamaan peserta didik, MAN 1 Majalengka menggelar program pendampingan khusus bagi siswi yang sedang berhalangan (haid). Pendampingan terarah tersebut dilaksanakan di tepi Lapangan Utama MAN 1 Majalengka, Rabu (19/8/2026).
Rangkaian kegiatan berlangsung bertepatan dengan jadwal pembiasaan Shalat Dhuha bersama seluruh civitas akademika madrasah pada pagi hari. Di saat para siswa dan guru menunaikan shalat berjamaah di area lapangan utama, para siswi yang sedang berhalangan dikumpulkan secara teratur oleh Pembina OSIS guna menerima arahan pembinaan, bimbingan ketertiban, serta diajak mengumandangkan shalawat bersama sebagai pengganti rutinitas ibadah harian.
Program pembinaan terintegrasi ini dirancang agar seluruh peserta didik perempuan tetap merasakan atmosfer spiritual, memiliki kedisiplinan tinggi, dan terhindar dari perilaku pasif atau mengganggu jalannya kekhidmatan shalat berjamaah. Melalui pembacaan shalawat dan pengarahan keagamaan, nilai-nilai spiritualitas para siswi diharapkan tetap terawat dengan baik.

Pembina OSIS MAN 1 Majalengka, Irma Nurmala, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pengondisian ini merupakan bentuk edukasi kedisiplinan dan penguatan karakter bagi para siswi.
“Pendampingan ini kami lakukan agar siswi yang sedang berhalangan tetap terjaga ketertibannya dan tidak kehilangan momen spiritual saat teman-temannya melaksanakan Shalat Dhuha. Dengan mengajak mereka membaca shalawat dan mendengarkan nasihat keagamaan, kita menanamkan pemahaman bahwa beribadah dan berbuat kebaikan memiliki banyak pintu, sehingga nilai-nilai keagamaan tetap tertanam kuat di dalam diri mereka,” ujar Irma.
Sementara itu, salah satu perwakilan siswi yang mengikuti pendampingan menyampaikan rasa bersyukurnya atas bimbingan yang diberikan oleh pihak madrasah.
“Meskipun sedang tidak bisa mengikuti Shalat Dhuha bersama, kami tetap merasa dirangkul dan diajak melakukan aktivitas yang bermanfaat. Kegiatan membaca shalawat bersama ini membuat kami tetap fokus, tenang, dan disiplin dalam mengikuti seluruh rangkaian pembiasaan pagi,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, pengurus OSIS bersama jajaran pembina keagamaan MAN 1 Majalengka akan terus mengoptimalkan modul pendampingan kesiswaan serta mengagendakan kajian fiqih wanita berkala bagi para siswi.
Semoga inovasi pendampingan dan pembiasaan positif ini dapat terus meningkatkan kedisiplinan serta kualitas karakter religius peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar