Talaga (KEMENAG) — Dalam rangka mengoptimalkan kenyamanan dan efektivitas sarana pembelajaran, sebanyak 15 anggota ekstrakurikuler Tata Busana (Tabus) melaksanakan aksi gotong royong membersihkan Laboratorium Tata Busana pada Jumat (28/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada pembersihan menyeluruh serta penataan kembali peralatan praktik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian tugas secara sistematis. Seluruh peserta bahu-membahu menyapu dan mengepel lantai, membersihkan meja dan mesin jahit, merapikan bahan kain serta peralatan pendukung, hingga mengelola pembuangan sampah pada tempatnya. Kerja sama yang solid antaranggota membuat proses pembenahan ruang laboratorium berlangsung lancar dan efisien.

Pembina Ekstrakurikuler Tata Busana, Nonoh Muawanah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin kebersihan, melainkan sarana pembentukan karakter para siswa.
“Kami ingin menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab yang tinggi kepada para siswa terhadap fasilitas yang digunakan bersama. Laboratorium yang bersih dan tertata rapi akan sangat menunjang fokus serta kreativitas mereka dalam berkarya,” ujar Nonoh.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Ekstrakurikuler Tata Busana, Siti Pitri Yana, turut memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh rekan-rekannya selama aksi bersih-bersih berlangsung.
“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada seluruh anggota Tabus yang sudah bekerja sama dengan kompak hari ini. Semoga kebersamaan ini tidak berhenti di sini saja, dan kita bisa terus menjaga kebersihan serta kerapian laboratorium ini secara konsisten demi kenyamanan kita bersama dalam belajar dan berkreasi,” tutur Siti Pitri Yana.

Melalui aksi bersih-bersih ini, Laboratorium Tata Busana kini siap digunakan kembali dengan suasana yang lebih higienis, rapi, dan kondusif. Langkah kecil ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan dan keterampilan, sekaligus mencetak generasi peserta didik yang disiplin dan peduli terhadap lingkungan di MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar