Rajagaluh (Kemenag) — MAN 2 Majalengka melaksanakan kegiatan pembelajaran di Laboratorium Komputer Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang diikuti oleh seluruh murid kelas XII.7 pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini dibimbing oleh H. Apang Fathul Rohman, S.Kom., dengan materi pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pembuatan media presentasi yang kreatif dan profesional.
Pada pembelajaran tersebut, murid diberikan proyek untuk menyusun presentasi dua slide berformat vertikal yang mengintegrasikan profil pribadi dan profil kelompok dalam satu dokumen. Slide pertama berisi Curriculum Vitae (CV) atau profil pribadi yang disusun secara profesional, sedangkan slide kedua menampilkan identitas, karakteristik, dan profil kelas XII-7.
Dalam proses penyusunan proyek, murid tidak hanya memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu, tetapi juga diarahkan untuk menerapkan prinsip-prinsip Desain Komunikasi Visual (DKV) modern. Materi yang dipelajari meliputi estetika dan keterbacaan visual, rasionalisasi serta filosofi setiap elemen desain, pendekatan desain yang berorientasi pada audiens, hingga penerapan strategi pemasaran dan penentuan target sasaran agar hasil presentasi memiliki nilai komunikatif dan profesional.
Guru pembimbing, Apang menyampaikan bahwa perkembangan teknologi AI perlu dimanfaatkan secara bijaksana sebagai sarana meningkatkan kualitas karya dan kompetensi murid.
“Artificial Intelligence bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi menjadi alat yang membantu mempercepat proses berkarya. Yang terpenting adalah murid mampu berpikir kreatif, memahami konsep desain, serta menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab sehingga menghasilkan presentasi yang informatif, menarik, dan memiliki nilai profesional,” ujar Apang.
Melalui pembelajaran ini, MAN 2 Majalengka terus mendorong murid untuk menguasai keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman. Integrasi teknologi AI dengan prinsip desain komunikasi visual diharapkan mampu membekali murid dengan kompetensi abad ke-21, sehingga siap menghadapi tantangan dunia pendidikan, industri kreatif, maupun dunia kerja yang semakin berbasis teknologi.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar