Berita Daerah
Beranda » Berita » Inovasi Pembelajaran, Guru Kimia MAN 1 Majalengka Gunakan Musik Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

Inovasi Pembelajaran, Guru Kimia MAN 1 Majalengka Gunakan Musik Tingkatkan Semangat Belajar Siswa

Talaga (Kemenag) — Suasana pembelajaran Kimia di Kelas XII.3 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka berlangsung penuh semangat dan berbeda dari biasanya, Selasa (4/8/2026). Sebelum memasuki materi inti, para siswa diajak mengikuti kegiatan ice breaking kreatif berbasis media musik yang diampu oleh Guru Mata Pelajaran Kimia, Ira Irawati, S.Pd.

Kegiatan ini memodifikasi lirik lagu populer “Baby” karya Justin Bieber menjadi rangkuman konsep Sifat Koligatif Larutan. Seluruh siswa Kelas XII.3 tampak antusias berdiri, bernyanyi bersama, serta memperagakan gerakan yang dipandu oleh guru pengampu di depan kelas.

Guru Mata Pelajaran Kimia MAN 1 Majalengka, Ira Irawati, S.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mengatasi kejenuhan siswa dalam mempelajari materi yang sarat akan rumus dan perhitungan.

“Anak-anak terlihat sangat antusias, semangat, dan ceria. Setelah ice breaking, mereka langsung siap dan lebih berkonsentrasi mengikuti pembelajaran. Jika suasana hati siswa sudah senang, materi akan lebih mudah diserap. Harapannya, mereka tidak hanya sekadar menghafal rumus ΔTb, ΔTf, penurunan tekanan uap, maupun tekanan osmotik, tetapi juga memahami konsep dasarnya secara mendalam,” ujar Ira.

Usai sesi penyegaran, kegiatan pembelajaran dilanjutkan dengan metode diskusi kelompok dan latihan soal. Siswa terlihat jauh lebih fokus, aktif berinteraksi, serta tidak canggung untuk mengajukan pertanyaan terkait materi yang dibahas. Para siswa pun menyambut positif metode ini dan berharap model pembelajaran interaktif serupa dapat terus diterapkan pada pertemuan-pertemuan berikutnya.

MAN 1 Majalengka Gelar Sidang LPJ MPK dan OSIS, Perkuat Budaya Kepemimpinan Siswa

Dihubungi secara terpisah, Kepala MAN 1 Majalengka menyambut baik inisiatif kreatif para pendidik di lingkungan madrasahnya. Pihak madrasah mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam memformulasi strategi pembelajaran yang adaptif dan ramah peserta didik.

Inovasi pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) yang konsisten diterapkan, sehingga mampu meningkatkan motivasi serta kualitas hasil belajar siswa. Langkah nyata ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang unggul, modern, dan berdaya saing. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *