Berita Daerah KUA
Beranda » Berita » Inovasi Dakwah Digital: KUA Cigasong Hadirkan Kajian Kitab Kuning Interaktif via TikTok Live

Inovasi Dakwah Digital: KUA Cigasong Hadirkan Kajian Kitab Kuning Interaktif via TikTok Live

Cigasong (KEMENAG) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, meluncurkan terobosan baru dalam pelayanan keagamaan. Memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, para Penyuluh Agama Islam KUA Cigasong menyiarkan kajian Kitab Fath al-Qarib (Kitab Taqrib) secara langsung (live) melalui platform TikTok dari Kantor KUA Cigasong, Senin (20/7/2026).

Langkah inovatif ini diambil untuk memperluas jangkauan syiar Islam sekaligus menjangkau masyarakat modern—khususnya generasi muda—melalui media sosial yang interaktif, inklusif, dan mudah diakses.

Sentuh Ruang Digital, Jawab Tantangan Fikih Masa Kini

Dipandu oleh Atma, S.H., rangkaian kegiatan diawali dengan penegasan pentingnya adaptasi teknologi bagi para penyuluh agama. Puncak acara diisi dengan bedah Kitab Taqrib secara sistematis oleh dua narasumber: Ujang Eri Zamahsyari, S.Pd.I., S.Sos. dan Baban Ahmad Fuad, S.Sos.

Keduanya mengupas pemahaman hukum fikih praktis sehari-hari menggunakan bahasa yang lugas dan komunikatif, sekaligus membuka ruang dialog langsung dengan para warganet (netizen).

Delapan Penyuluh Agama Islam Majalengka Ikuti Uji Kompetensi Kenaikan Pangkat Nasional

“Dakwah hari ini tidak boleh berhenti di ruang majelis taklim konvensional. Melalui platform digital seperti TikTok Live, penyuluh agama hadir langsung di ruang publik digital masyarakat untuk memberikan pencerahan serta menjawab persoalan fikih umat secara cepat dan transparan,” ujar Ujang Eri.

Komitmen Program Berkala dan Penguatan Moderasi Beragama

Inisiatif ini dirasakan memberikan dampak nyata, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ruang dan waktu untuk menghadiri majelis taklim secara fisik. Berkat format live streaming, masyarakat dari berbagai latar belakang dapat mendalami literasi keagamaan secara fleksibel dari mana saja.

Menanggapi respons positif tersebut, KUA Cigasong berkomitmen menjadikan kajian digital ini sebagai program rutin berkala. Selain untuk mengasah kapasitas digital para penyuluh, program ini diproyeksikan dapat memperkuat literasi keagamaan masyarakat di ruang siber.

Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Majalengka turut mengapresiasi terobosan ini. Pihaknya berharap, langkah KUA Cigasong dapat terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan menjadikan para penyuluh sebagai garda terdepan penyebar moderasi beragama yang ramah, santun, dan mencerahkan di era digital.

Wujudkan Pelayanan Publik yang Nyaman, KUA Palasah Giatkan Perawatan Berkala Program ASRI

Kontributor : Baban Ahmad Fuad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *