Berita Daerah

Guru Seni Budaya MTsN 6 Majalengka Terpilih sebagai Ketua MGMP

MKadipaten (KEMENAG) – Guru Seni Budaya MTsN 6 Majalengka, Uun Purnasih, S. Ag.,S.Pd., M. Pd. terpilih sebagai Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya MTs Kabupaten Majalengka periode baru berdasarkan hasil musyawarah guru Seni Budaya MTs se-Kabupaten Majalengka yang dilaksanakan di Aula  PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Rabu (19/8/2026).

Guru Seni Budaya MTsN 6 Majalengka, mendapat kepercayaan dari peserta musyawarah untuk memimpin kepengurusan MGMP Seni Budaya MTs Kabupaten Majalengka pada periode tahun 2026 sampai dengan tahun 2031. Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran MGMP sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan profesionalisme guru Seni Budaya di lingkungan madrasah.

Kegiatan yang diikuti guru Seni Budaya MTs se-Kabupaten Majalengka tersebut diawali dengan pembubaran kepengurusan MGMP periode sebelumnya. Selanjutnya, peserta melaksanakan musyawarah untuk membentuk kepengurusan baru dan menetapkan susunan pengurus berdasarkan hasil kesepakatan bersama.

Selain menetapkan kepengurusan baru, musyawarah juga membahas rencana masa kerja serta program kerja MGMP untuk periode yang akan datang. Sejumlah program prioritas yang disepakati meliputi peningkatan kompetensi guru, penyusunan perangkat pembelajaran, pengembangan media pembelajaran, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), berbagi praktik baik pembelajaran, serta pengembangan potensi seni peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga membahas penyusunan kisi-kisi Penilaian Akhir Semester (PAS) Seni Budaya yang akan dilaksanakan secara bersama oleh tim yang ditunjuk. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas perencanaan evaluasi pembelajaran Seni Budaya di madrasah.

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

Ketua Pokjawas Kemenag Majalengka, Drs. H. Yudi Jaenudin, M.Pd. turut memberikan arahan agar guru Seni Budaya terus mengembangkan kreativitas dan memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan madrasah. Guru Seni Budaya diharapkan mampu memberikan warna dan kekhasan sehingga pembelajaran Seni Budaya tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong kreativitas dan potensi peserta didik.

Yudi juga menekankan pentingnya kegiatan MGMP menghasilkan produk yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh guru. Pemanfaatan teknologi dan AI menjadi salah satu bagian yang perlu dikembangkan dalam setiap kegiatan sesuai dengan kebutuhan guru dan perkembangan pembelajaran.

Terpilihnya guru Seni Budaya MTsN 6 Majalengka sebagai Ketua MGMP menjadi amanah sekaligus tanggung jawab untuk menggerakkan organisasi agar semakin aktif, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan guru Seni Budaya di Kabupaten Majalengka.

Kepengurusan baru selanjutnya akan menindaklanjuti hasil musyawarah melalui penyusunan dan pelaksanaan program kerja sesuai prioritas yang telah disepakati. Kolaborasi antaranggota diharapkan dapat memperkuat kompetensi guru, menghasilkan perangkat dan media pembelajaran yang inovatif, serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran Seni Budaya di madrasah.

Melalui amanah kepengurusan baru tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan MGMP Seni Budaya sekaligus memperkuat sinergi antar-guru madrasah di Kabupaten Majalengka. Pada akhirnya, seluruh program MGMP diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama.

Tingkatkan Kepedulian Sosial Siswa, MTsN 5 Majalengka Gelar Ceramah Keagamaan dan Shalat Duha Bersama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *