Berita Berita Kemenag MTsN
Beranda » Berita » Guru MTsN 3 Majalengka Gali Pola 5-5-5 dalam Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta

Guru MTsN 3 Majalengka Gali Pola 5-5-5 dalam Diseminasi Kurikulum Berbasis Cinta

Ligung (K3MENAG ⁰ – MTs Negeri 3 Majalengka menggelar kegiatan Diseminasi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula MTs Negeri 3 Majalengka ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga pendidik dengan tujuan meningkatkan wawasan serta menyelaraskan pemahaman dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang humanis.

Diseminasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi KBC bagi Wakil Kepala Bidang Akademik yang sebelumnya diselenggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Dalam agenda ini, Wakil Kepala Bidang Akademik MTsN 3 Majalengka, Husen Susilo, S.Pd., M.A., hadir langsung sebagai narasumber utama untuk mengupas tuntas esensi kurikulum tersebut.

Kepala MTs Negeri 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa KBC merupakan langkah strategis yang sangat penting bagi masa depan dunia pendidikan madrasah.

“Kegiatan diseminasi ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman guru tentang bagaimana menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian kepada peserta didik. Saya berharap seluruh guru dapat mengimplementasikan KBC secara optimal dalam setiap proses pembelajaran,” ujar Dede Sofyan.

Dalam pemaparannya, Husen Susilo menjelaskan bahwa KBC yang diterapkan di lingkungan madrasah bergerak di atas fondasi yang disebut Pola 5-5-5. Pola komprehensif ini mengintegrasikan tiga pilar utama secara berkesinambungan, yaitu Tujuan Inti, Panca Cinta sebagai sarana internalisasi nilai, serta Lingkungan Belajar.

Sasar Kesiapan Catin, KUA Ligung Gelar Bimwin untuk Cetak Keluarga Matang dan Sehat

“Pilar pertama berfokus pada pembentukan karakter siswa agar menjadi manusia yang utuh atau insan paripurna melalui lima aspek, yaitu humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan penuh cinta,” urai Husen di hadapan para peserta.

Ia melanjutkan, nilai-nilai tersebut kemudian diinternalisasikan ke dalam sanubari murid melalui pilar kedua, yakni Panca Cinta. Konsep ini mencakup lima perwujudan cinta yang esensial: cinta kepada Allah dan Rasul-Nya sebagai fondasi spiritual, cinta ilmu untuk belajar sepanjang hayat, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.

Agar nilai-nilai tersebut dapat tumbuh subur, Husen menekankan pentingnya pilar ketiga, PPpenciptaan lingkungan belajar di madrasah yang mendukung iklim kasih sayang.

“Kita harus memastikan madrasah menjelma menjadi ruang yang aman dari kekerasan, nyaman tanpa tekanan, ramah dalam berinteraksi, menyenangkan proses belajarnya, dan sejahtera secara psikososial bagi guru maupun siswa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Husen memaparkan bahwa untuk menghidupkan Pola 5-5-5 tersebut, madrasah harus bergerak serentak melalui empat jalur strategis, yaitu intrakurikuler secara terintegrasi di kelas, kokurikuler melalui proyek kontekstual lintas mata pelajaran, ekstrakurikuler sebagai wadah bakat minat, serta pembentukan budaya atau iklim madrasah yang kondusif.

Ikhtiar Kokohkan Pondasi Keluarga, KUA Kertajati Gelar Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin

Selama diseminasi berlangsung, atmosfer Aula MTsN 3 Majalengka terasa hidup. Para peserta tampak antusias menyimak materi dan terlibat aktif dalam sesi diskusi interaktif. Berbagai contoh penerapan KBC dalam pembelajaran yang dipaparkan narasumber berhasil memantik semangat baru bagi para guru untuk mengembangkan suasana belajar yang lebih positif dan menyenangkan.

Kegiatan diseminasi ini berjalan dengan aman dan lancar. Agenda ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan kualitas mutu pembelajaran di lingkungan MTs Negeri 3 Majalengka.

Kontributor : Endang Mu’min

Amankan Aset Umat, KUA Sindang Fasilitasi Penandatanganan AIW 17 Bidang Tanah Yayasan Santi Asromo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *