Jatitujuh (KEMENAG) — Barang bekas tidak selalu berakhir menjadi sampah. Hal tersebut dibuktikan oleh Bendahara MTsN 7 Majalengka, Nasihin, yang memanfaatkan galon bekas air minum menjadi barang tepat guna berupa pot bunga. Kreativitas sederhana ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan madrasah yang lebih bersih, hijau, dan tertata. Rabu, (2/9/2026).
Pemanfaatan galon bekas tersebut dilakukan dengan mengubah fungsi wadah air minum yang sudah tidak digunakan menjadi media tanam. Galon dibersihkan dan disiapkan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai pot untuk menanam berbagai jenis tanaman.
Langkah sederhana tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi jumlah barang bekas yang berpotensi menjadi sampah. Selain memiliki nilai guna, pemanfaatan galon bekas juga dapat memperindah lingkungan madrasah apabila ditata secara kreatif.
Bendahara MTsN 7 Majalengka, Nasihin, mengatakan bahwa pemanfaatan barang bekas dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di lingkungan sekitar.
“Kami mencoba memanfaatkan galon bekas agar tidak langsung menjadi sampah. Dengan sedikit kreativitas, barang yang sudah tidak terpakai masih bisa memiliki manfaat, salah satunya dijadikan pot bunga. Mudah-mudahan langkah sederhana ini dapat menginspirasi warga madrasah untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujar Nasihin.
Menurutnya, menjaga lingkungan madrasah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Kesadaran untuk memilah dan memanfaatkan kembali barang yang masih dapat digunakan diharapkan dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kreativitas dan kepedulian lingkungan di MTsN 7 Majalengka. Barang bekas yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sekaligus mendukung terciptanya suasana madrasah yang asri.
Melalui pemanfaatan galon bekas menjadi pot bunga, MTsN 7 Majalengka menunjukkan bahwa gerakan peduli lingkungan dapat dilakukan dengan cara sederhana, kreatif, dan berkelanjutan.
Kontributor: Suratman


Komentar