Leuwimunding (KEMENAG) – Dua peserta didik MTsN 1 Majalengka, Izwar Alif Fauzyan (kelas VIII.3) dan Silviana Andita Putri (kelas IX.5), menerima bantuan melalui Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School yang diselenggarakan atas kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka bersama PT Diamond International Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Gedung Islamic Center Majalengka, Jumat (24/7/2026).
Program sosial ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam mendukung keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Sebanyak 100 peserta didik jenjang SMP/MTs di Kabupaten Majalengka menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah dan perlengkapan ibadah guna menunjang aktivitas belajar pada tahun ajaran baru.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung khidmat mulai pukul 07.00 hingga 10.30 WIB. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Penjabat Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, M.M., kepada para penerima manfaat yang berasal dari berbagai madrasah dan sekolah di Kabupaten Majalengka.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., menyampaikan apresiasi kepada PT Diamond International Indonesia atas sinergi dan kepedulian yang diberikan dalam mendukung dunia pendidikan.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Diamond International Indonesia yang telah berkolaborasi dengan BAZNAS Majalengka. Bantuan perlengkapan sekolah ini sangat berarti bagi anak-anak yatim dan dhuafa di jenjang SMP/MTs,” ujar Agus.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang dan menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Semoga pemberian ini membawa keberkahan untuk Majalengka yang Langkung Sae. Kami juga berharap langkah ini menjadi motivasi bagi perusahaan-perusahaan lain di Majalengka untuk turut berkolaborasi bersama BAZNAS dalam menyalurkan bantuan dan program kepedulian sosialnya,” tambahnya.
Bagi MTsN 1 Majalengka, keikutsertaan Izwar Alif Fauzyan dan Silviana Andita Putri sebagai penerima manfaat menjadi bentuk perhatian nyata terhadap peserta didik yang membutuhkan dukungan dalam menempuh pendidikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menambah semangat belajar sehingga para peserta didik mampu mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, dan lembaga pendidikan, program ini menjadi contoh kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ke depan, diharapkan semakin banyak program kepedulian sosial yang mendukung akses pendidikan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Semangat berbagi dan kepedulian yang diwujudkan melalui Program Anak Yatim & Dhuafa Back To School diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para penerima bantuan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor : Pipit Laila Fitri
Editor: D.Win


Komentar