Jatiwangi (KEMENAG) – Suasana Lapangan Upacara MAN 3 Majalengka tampak lebih tegang pada Senin (13/7/2026). Ratusan peserta Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) mengikuti pembinaan dari Kepolisian Sektor Jatiwangi. Mereka diajak berdialog tentang berbagai persoalan yang kerap mengancam remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga bahaya paham ekstremisme.
Kegiatan ini menghadirkan langsung Kapolsek Jatiwangi, AKP Rudy Djunardi, S.H., M.H., C.P.H.R., sebagai narasumber. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana, diselingi contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh para murid baru.
Bekal untuk Menjaga Masa Depan
Dalam penyampaiannya, AKP Rudy Djunardi mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase penting yang menentukan arah kehidupan seseorang. Karena itu, setiap murid harus mampu memilih lingkungan pergaulan yang baik dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyimpangan.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan rusak karena narkoba, pergaulan bebas, atau paham-paham yang menyesatkan. Bentengi diri dengan ilmu, iman, dan pilihlah teman yang membawa kepada kebaikan,” pesannya.
AKP Rudy juga menjelaskan bahwa menjaga diri dari pengaruh negatif bukan hanya tanggung jawab keluarga atau guru, tetapi menjadi tanggung jawab setiap individu. Menurutnya, karakter yang kuat akan menjadi benteng terbaik bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Materi yang Dekat dengan Kehidupan Remaja
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai situasi yang sering ditemui di lingkungan pergaulan remaja.
Melalui pendekatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa banyak persoalan bermula dari hal-hal yang dianggap sepele. Kesadaran untuk berhati-hati dalam memilih pergaulan, menggunakan media sosial secara bijak, serta menghormati perbedaan menjadi pesan yang terus ditekankan.
Menjadi Pengingat untuk Generasi Muda
Salah seorang peserta MATAMUDA, Wildan, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari materi yang disampaikan.
“Materinya sangat bermanfaat untuk kami sebagai generasi muda. Sekarang saya jadi lebih paham bagaimana menjaga diri dari pengaruh buruk dan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang baik agar bisa meraih cita-cita,” ujarnya.
Sinergi Madrasah dan Kepolisian
Pihak MAN 3 Majalengka menilai pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki madrasah. Kehadiran aparat kepolisian memberikan wawasan baru sekaligus penguatan agar siswa lebih sadar akan risiko yang dapat menghambat masa depan mereka.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Majalengka berharap para siswa tidak hanya tumbuh sebagai pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, taat hukum, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif, serta menjadi generasi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Kontributor: Firman Saefatullah
editor: D. Win


Komentar