Berita Daerah MAN

Bola Malam, Uji Kekompakan dan Konsentrasi Peserta PECAPA MAN 2 Majalengka

Rajagaluh (KEMENAG) — Rangkaian kegiatan Pengukuhan Calon Penegak (PECAPA) Tahun 2026 MAN 2 Majalengka Ambalan Fatahillah–Cut Nyak Dien terus berlangsung dengan beragam aktivitas yang mengasah kekompakan dan kemampuan peserta. Memasuki hari kedua PECAPA, seluruh murid kelas X mengikuti permainan Bola Malam di Bumi Perkemahan Nambang Kamuning, Desa Pajajar, Kecamatan Rajagaluh, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan Bola Malam diikuti 40 regu putra dan putri yang kemudian digabungkan dalam kelompok RT. Setiap RT terdiri atas lima regu. Permainan berlangsung dalam suasana penuh antusiasme karena peserta dituntut mengandalkan konsentrasi dan kerja sama ketika mengikuti jalannya permainan.

Salah satu keunikan Bola Malam adalah peserta menggunakan kertas yang dibentuk menyerupai teropong dan dikenakan di bagian muka. Pandangan peserta menjadi terbatas karena mereka hanya dapat melihat melalui lubang kecil yang terdapat di ujung teropong tersebut. Konsep tersebut membuat peserta harus lebih fokus dalam menentukan arah dan mengikuti permainan.

Keterbatasan pandangan menjadi tantangan tersendiri. Peserta perlu berkomunikasi dengan anggota kelompok dan mengandalkan arahan serta koordinasi agar dapat menyelesaikan permainan dengan baik. Karena itu, Bola Malam tidak hanya menguji kemampuan individu, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya kepada rekan satu kelompok.

Penilaian kegiatan dilakukan oleh penegak laksana dan bantara, dengan Elan sebagai salah satu juri. Kekompakan dan skor menjadi bagian yang diperhatikan dalam menentukan hasil permainan.

Sinergi Penguatan Mutu Pendidikan, Kemenag Majalengka Sambut Kunjungan Pimpinan Madrasah Daarul Uluum PUI

Elan menjelaskan bahwa Bola Malam dirancang sebagai permainan yang memberikan pengalaman berbeda kepada peserta sekaligus melatih kemampuan bekerja sama.

“Permainan ini memang dibuat dengan pandangan yang terbatas supaya peserta belajar lebih fokus dan percaya kepada teman satu kelompok. Mereka harus saling memberikan arahan dan menjaga kekompakan agar bisa menyelesaikan permainan dengan baik,” ujar Elan.

Selain menghadirkan suasana yang menyenangkan, Bola Malam memberikan sejumlah manfaat bagi peserta. Permainan ini dapat melatih konsentrasi, komunikasi, kepercayaan, kerja sama, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan mengikuti arahan dalam situasi dengan keterbatasan pandangan.

Melalui kegiatan tersebut, PECAPA tidak hanya menjadi ajang pengenalan keterampilan kepramukaan, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk belajar melalui permainan yang menuntut kekompakan dan kepedulian terhadap anggota kelompok.

Rangkaian kegiatan PECAPA MAN 2 Majalengka Ambalan Fatahillah–Cut Nyak Dien terus diisi dengan aktivitas yang mendorong calon penegak menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, komunikatif, dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kemenag Majalengka Gelar Tindak Lanjut Penghapusan BMN, Dorong Tertib Administrasi dan Program ASRI

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *