Jatiwangi (KEMENAG) — Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung menggelar evaluasi pasca pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di MAN 3 Majalengka, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Belajar Bersama (RBB) itu menjadi bagian dari upaya melihat sejauh mana materi yang diperoleh selama diklat telah diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Evaluasi tidak hanya menilai pemahaman peserta terhadap materi pelatihan, tetapi juga menggali pengalaman mereka saat mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh di lingkungan kerja. Melalui forum tersebut, BDK Bandung ingin memastikan hasil pelatihan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan sesi evaluasi dan diskusi. Para peserta berbagi pengalaman, tantangan yang dihadapi selama menjalankan tugas, hingga berbagai masukan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan di masa mendatang.
Salah satu PNS baru MAN 3 Majalengka, Megawati Sinurat, S.Pd., memaparkan hasil refleksi mengenai penerapan kompetensi yang diperoleh selama mengikuti diklat. Ia menjelaskan bagaimana materi pelatihan menjadi bekal dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sekaligus pendidik di lingkungan madrasah.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai persoalan yang ditemui di lapangan, sekaligus mencari solusi agar kompetensi yang dimiliki dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi peningkatan mutu layanan pendidikan.
Perwakilan BDK Bandung menyampaikan bahwa evaluasi pasca diklat merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Melalui kegiatan ini, lembaga dapat mengetahui sejauh mana pelatihan memberikan dampak nyata terhadap kinerja peserta, sekaligus memperoleh masukan untuk menyempurnakan program diklat berikutnya.
“Evaluasi pasca diklat ini sangat penting untuk memastikan kompetensi yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan benar-benar diterapkan di tempat tugas masing-masing sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan BDK Bandung bersama MAN 3 Majalengka dalam menyusun pengembangan kompetensi aparatur sekaligus menyempurnakan materi pelatihan agar semakin sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui evaluasi ini, diharapkan para PNS baru mampu mengembangkan profesionalisme, meningkatkan kualitas kinerja, serta memberikan kontribusi nyata dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin baik di lingkungan madrasah.
Kontributor : Firman Saefatullah (Kontributor MAN 3 Majalengka)


Komentar