Berita Daerah

Asyiknya Belajar Pancasila, MTsN 12 Majalengka Gunakan IFP dan Kuis Interaktif

Rajagaluh (KEMENAG) – Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) kini tak lagi identik dengan hafalan teks dan teori yang membosankan. Pada Senin (14/9/2026), suasana riuh penuh semangat mewarnai Ruang Multimedia Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka tatkala para siswa mengikuti jam pelajaran PKN dengan metode yang sangat inovatif dan menyenangkan.

Di bawah bimbingan guru pengampu mata pelajaran PKN, Rival Hamdi Somantri, S.Pd., kegiatan belajar mengajar dirancang secara khusus dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi Interactive Flat Panel (IFP). Melalui layar sentuh cerdas berukuran besar tersebut, materi mendalam mengenai sejarah perumusan dan butir-butir pengamalan Pancasila divisualisasikan dengan apik melalui grafis, video, dan animasi.

Penggunaan media IFP ini terbukti ampuh menyita perhatian para peserta didik. Mereka tidak hanya pasif mendengarkan ceramah, melainkan diajak berinteraksi langsung dengan materi yang disajikan di layar, membuat konsep ideologi dan tata negara yang semula kaku menjadi lebih nyata dan mudah dicerna oleh nalar remaja.

Keseruan di Ruang Multimedia tidak berhenti pada sesi pemaparan materi. Menjelang akhir jam pelajaran, Rival menghadirkan kejutan dengan menggelar sesi evaluasi yang dikemas dalam bentuk kuis interaktif.

Ditampilkan langsung melalui layar IFP, kuis tersebut dirancang layaknya sebuah game edukasi digital. Para siswa tampak sangat antusias dan saling beradu kecepatan serta ketepatan dalam menjawab berbagai studi kasus mengenai penerapan sila-sila Pancasila di kehidupan sehari-hari. 

MTsN 1 Majalengka Gelar Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

Mengamati partisipasi aktif dan daya tangkap anak didiknya yang meningkat drastis, Rival Hamdi Somantri, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas fasilitas digital yang telah disediakan oleh pihak madrasah. Ia pun turut memberikan rekomendasi terkait pengembangan metode pembelajaran ke depannya.

“Pembelajaran berbasis IFP yang diakhiri dengan kuis interaktif ini terbukti sukses mengubah stigma bahwa pelajaran PKN itu kaku dan membuat mengantuk. Anak-anak menjadi sangat lepas berekspresi dan berani berpendapat. Saya sangat merekomendasikan agar pemanfaatan teknologi interaktif seperti ini bisa terus dimaksimalkan penggunaannya secara berkelanjutan, bila perlu diadaptasi juga oleh mata pelajaran lainnya. Untuk anak-anak, Bapak berpesan agar semangat kebersamaan dan sportivitas saat menjawab kuis tadi tidak berhenti di kelas ini saja, tetapi harus kalian amalkan dalam kehidupan bermasyarakat sebagai wujud nyata jiwa Pancasila,” tuturnya dengan penuh semangat.

Transformasi metode pembelajaran di ruang kelas ini menjadi bukti nyata keseriusan MTsN 12 Majalengka dalam menyelaraskan pendidikan karakter kebangsaan dengan kemajuan teknologi abad ke-21. Melalui pendekatan yang adaptif, ramah anak, dan menggembirakan, madrasah optimis mampu mencetak generasi muda yang tidak sekadar hafal kelima sila, tetapi juga bangga menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam sanubarinya.

Kontributor: Mohammad Rega Permana

MTsN 14 Majalengka Jadi Tuan Rumah Pembubaran Panitia Kontingen PORSENI Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *