Berita Daerah MAN

ASN MAN 1 Majalengka Bagikan Kesan Mendalam Ikuti Dzikir Kebangsaan di Monas

Jakarta (KEMENAG) — Kehadiran 1.427 peserta dari Kabupaten Majalengka dalam acara Dzikir dan Do’a Kebangsaan menjelang HUT ke-81 RI di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026), meninggalkan kesan mendalam. Salah satunya dirasakan oleh Wawan Abdul Gani, M.Ag Aparatur Sipil Negara (ASN) dari MAN 1 Majalengka, yang membagikan pengalaman berharganya saat mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut.

Wawan hadir bersama istrinya, Ira Irawati, S.Pd., yang juga merupakan ASN MAN 1 Majalengka, bergabung bersama rombongan besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka. Rombongan yang diberangkatkan menggunakan 29 armada bus ini terdiri dari jajaran Eselon IV, JFU, JFT, 315 anggota unsur KUA, 1.065 anggota unsur Pendidikan Islam, serta 4 orang Penyuluh Non-Muslim.

Setibanya di Jakarta, Wawan bersama ribuan peserta lainnya diarahkan memasuki area Monas melalui Gerbang Gambir 2 (Sisi Timur) yang ditandai dengan balon kotak bertuliskan “Pintu Putih”. Demi menjaga ketertiban administrasi, Wawan beserta peserta lainnya langsung melakukan registrasi presensi online menggunakan NIP pada akun masing-masing yang dilengkapi dengan swafoto (selfie) sebagai bukti fisik kehadiran. Memasuki waktu ibadah, seluruh jemaah melangsungkan salat Maghrib berjemaah dengan khusyuk di area Monas.

Wawan menceritakan bahwa keikutsertaannya dalam Dzikir dan Do’a Kebangsaan ini memberikan nilai spiritual dan sosial yang sangat tinggi.

“Kegiatan ini benar-benar menambah kedekatan diri kepada Allah SWT. Selain itu, momen ini menjadi wadah silaturahmi yang sangat indah, bukan hanya antarsesama muslim, tetapi juga dengan saudara-saudara non-muslim yang hadir. Saya juga sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan rekan-rekan sesama ASN dari berbagai kabupaten lain di Jawa Barat,” ungkap Wawan.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Senada dengan Wawan, Ira Irawati turut mengungkapkan rasa bangga dan terharu atas gagasan program Dzikir dan Do’a Kebangsaan yang diinisiasi oleh Kemenag RI tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan yang nyata di tengah keberagaman bangsa.

Acara yang dihadiri oleh ASN Kementerian Agama, perwakilan kementerian/lembaga lain, serta masyarakat umum ini diharapkan terus membawa dampak positif yang berkelanjutan. Melalui pengalaman spiritual dan nilai kebersamaan yang dirasakan para pegawai, kegiatan ini diharapkan dapat makin mempererat toleransi, memperkuat jiwa kebangsaan, serta memotivasi seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus memberikan pelayanan publik yang lebih baik, responsif, dan humanis kepada masyarakat.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *