Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.5 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi menulis narasi dan deskripsi yang dipandu oleh Sri Umiroh, S.Pd. pada Senin (24/8/2026). Kegiatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik menulis untuk mengasah kemampuan murid dalam menuangkan gagasan secara tertulis.
Dalam pembelajaran tersebut, murid mempelajari karakteristik dan teknik penulisan narasi serta deskripsi. Materi diberikan sebagai dasar bagi murid untuk memahami cara menyusun tulisan yang runtut, menggambarkan suatu objek atau keadaan secara jelas, serta menyampaikan gagasan dengan penggunaan bahasa yang tepat.
Setelah memahami materi, murid melakukan praktik menulis narasi dan deskripsi. Melalui kegiatan tersebut, murid diarahkan untuk mengembangkan ide, memilih kata yang sesuai, serta menyusun tulisan berdasarkan struktur dan karakteristik masing-masing jenis teks.
Sri menyampaikan bahwa pembelajaran menulis perlu disertai dengan praktik agar murid dapat menerapkan materi yang telah dipelajari secara langsung.
“Pembelajaran menulis tidak cukup hanya dengan memahami teori. Melalui praktik, murid dapat belajar mengembangkan ide dan menuangkannya menjadi tulisan yang runtut, jelas, dan sesuai dengan tujuan penulisan,” ujar Sri.
Kegiatan pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan literasi murid, khususnya dalam mengembangkan kemampuan menulis. Selain menjadi bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia, praktik menulis juga dapat melatih murid untuk lebih kreatif, kritis, dan terampil dalam menyampaikan gagasan.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar